Kini Pura Besakih Punya Pusat Informasi

192

Fotografer Widnyana Sudibya (kiri), sedang memaparkan foto karyanya yang dipajang di gedung PIPB pada Gubernur Pastika.

SULUHBALI.CO , Karangasem —Keberadaan gedung Pusat Informasi Pura Besakih (PIPB) diharapkan dapat menjadikan Pura Besakih sebagai pusat aktivitas spiritual dan budaya Bali  bagi seluruh umat dan para wisatawan yang berkunjung, sehingga mendapatkan informasi lengkap mengenai keberadaan Pura Besakih. Demikian disampaikan  Gubernur Bali, Made Mangku Pastika yang didampingi Wagub Sudikerta Beserta Jajaran SKPD Pemprov Bali , saat meresmikan Gedung Pusat Informasi Pura Besakih (PIPB), di arel Pura Besakih, Karangasem,  Rabu, (29/1). Peresmian gedung yang dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Siwa Ratri, merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mengelola, menata dan melestarikan pura dan kawasan Besakih secara optimal sebagai potensi warisan budaya yang patut diagungkan dan dilestarikan.

Lebih lanjut dikatakan Pastika, kawasan suci lainnya tidak saja kawasan Besakih juga akan terus ditata terutama kebersihan, kerapian dan keindahannya. Untuk mendukung upaya tersebut, Pemprov akan membiayai para pemangku dan sulinggih untuk melakukan studi banding ke luar negeri guna mempelajari bagaimana pengelolaan kawasan suci di negara lain. Dan hal ini akan dilaksanakan secara bertahap. “Dengan studi banding tersebut, diharapkan dapat membuka wawasan dalam mengelola kawasan suci untuk selanjutnya dapat diterapkan di Bali, yang tentu disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat,” tambahnya.

Sebelumnya, Asisten Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketut Wija, dalam laporannya mengatakan, cikal bakal pembangunan PIPB adalah berawal dari ide Gubernur Pastika yang begitu peduli dan berkomitmen untuk mewujudkan kawasan suci yang bersih, suci, indah dan nyaman. Dengan dasar tersebut, terbersitlah ide untuk membangun Pusat Informasi Pura Besakih (PIPB) sebagai pionir dalam mewujudkan hal tersebut. Dengan luas tanah areal 25 are, PIPB dilengkapi dengan 3 ruang yaitu ruang informasi, pameran dan ruang pertunjukan/sinema. Pembangunan fisik dikerjakan Dinas PU Provinsi, sementara kelengkapan data pendukungnya seperti pengisian materi ruangan, informasi dan lain-lain dilakukan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. “Komitmen untuk menata kawasan suci lainnya akan dilakukan antara lain dengan membentuk Pusat Informasi Pura Goa Lawah dan Batur, yang sudah dianggarkan dalam T.A. 2014,” tambahnya.

Dalam peresmian tersebut hadir, Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta beserta Nyonya Dayu Sudikerta, Wakapolda Bali, Bupati Klungkung, Utusan DPRD Provinsi Bali, Ketua KPU Bali, wakil PHDI Provinsi Bali, Jero Bendesa MUDP Provinsi Bali,  pimpinan SKPD Lingkup Pemprov Bali, pemedek, dan undangan lainnya. Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oaleh Gubernur Bali, yang dilanjutkan dengan menonton bersama, film dokumenter sejarah Pura Besakih selama 15 menit. (SB-hum)

Comments

comments

Comments are closed.