Ketua MUDP Bali : Rp 14 Triliun Setahun untuk Kegiatan Upacara di Bali

1437
Ketua MUDP Provinsi Bali, Jero Gede Suwena Putus Upadhesa. (foto-rk)

SULUHBALI, Denpasar – Menurut Ketua Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Provinsi Bali, Jero Gede Suwena Putus Upadhesa, dalam 1 tahun biaya untuk kegiatan upacara di Desa Pekraman seluruh Bali diperkirakan menghabiskan Rp 14 triliun lebih.

“Pernah ditanyakan adakah yang pernah meneliti, berapa biaya yang dikeluarkan oleh umat Hindu Dharma di Desa Pekraman setiap tahunnya untuk biaya kegiatan upacara ? Kalkulasi kecil saya saja, minimal Rp 10 milyar dari satu Desa Pekraman seluruh Bali yang berjumlah 1488 Desa Pekraman. Itu jumlahnya Rp 14 triliun lebih, dalam 1 tahun,” paparnya.

Hal itu ia ungkapkan saat Seminar dan Lokakarya “Evaliasi dan Penyempurnaan Program Bali Mandara Jilid II Menuju Kesinambungan Program Bali Mandara Jilid III” di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Rabu (21.12.2016).

“Belum termasuk kegiatan-kegiatan upacara yang besar. Bayangkan seperti di Ubud itu misalnya, untuk membuat Wadah saja berapa biayanya? Belum lagi untuk upacara kawin, Dewa Yadnya, Bhuta Yadnya, Rsi Yadnya dan sebagainya,” tambahnya. “Sedangkan APBD Provinsi Bali hanya Rp 5 koma sekian triliun,“ katanya.

Meskipun demikian, ia berharap siapapun pemimpin Bali ke depan, agar terus memberi perhatian terhadap Desa Pekraman termasuk Subak, yang menurutnya merupakan bagian dari Desa Pekraman itu. Sembari mengingatkan, roh Desa Pekraman tersebut adalah Agama Hindu yang ada di Bali. (SB-Rk)

Comments

comments