Ketua BKKKS Santuni Penyandang Cacat dan Pesraman

50

Ny. Ayu Pastika saat bersama Kompyang Keliki

SULUHBALI.CO, Bangli – Rasa empati dan kepedulian Ny.Ayu Pastika terhadap permasalahan sosial tak pernah surut. Setelah sebelumanya menyambangi Kabupaten Karangasem, Ny. Ayu Pastika selaku Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Provinsi Bali kembali menyantuni sejumlah warga penyandang cacat di wilayah Bangli, Rabu (11/9).

Ny.Ayu Pastika beserta rombongan mengawali kunjungan ke rumah Ni Nengah Anggraeni, seorang gadis berusia 5 tahun asal Desa Landih yang menderita lumpuh layu sejak kecil. Selanjutnya, rombongan menyambangi rumah lansia Sang Kompyang Keliki (60) di Banjar Griya, Kelurahan Kawan yang sebelumnya telah memperoleh bantuan 1 unit kamar mandi tunai.

Secara marathon, Ny.Ayu Pastika beserta juga mengunjungi Sang Ayu Made Puspa (70) tuna netra di Desa Belalang, Ayu Putu Putri (30) di Banjar Sidawa , Desa Taman Bali yang menderita cacat pincang. Pasangan Dewa Made Alit dan Desa Ayu diTaman Bali yang menderita tuna netra dan Made Tresna Adi Putra (5) di Banjar Dukuh, Desa Bunutin juga tak luput dari perhatian Ny.Ayu Pastika. Selain memberikan dukungan moril, dalam setiap kunjungannya, dia juga memberikan bingkisan berupa sembako.

Selain menyantuni warga penyandang cacat, Ayu Pastika juga mengunjungi Yayasan Pasraman Gurukula. Pasraman ini menuai simpati Ayu Pastika karena memiliki misi sosial dan menampung anak-anak kurang mampu. Untuk Pasraman Gurukula, Ny. Ayu Pastika menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah dan sembako berupa 225 kg beras. Di yayasan yang menampung para siswa secara gratis ini, Ny. Ayu Pastika di sambut oleh Kepala Sekolah Nyoman Arsada beserta para siswa.

Menurut Ayu Pastika, kunjungannya ini merupakan bagian dari program BKKKS yang menjadi partner Pemprov Bali dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial. Selaku Ketua BKKKS, dia berkomitmen untuk dapat meningatkan peran dalam mempercepat penuntasan berbagai permasalahan sosial. Dia berharap bantuan jangan dilihat dari jumlah, tetapi ini merupakan salah satu wujud perhatian BKKKS Provinsi Bali. (SB-hum)

Comments

comments

Comments are closed.