Kapolresta Denpasar Kombes Pol. A A Sudana di tengah aksi massa tolak reklamasi Teluk Benoa, di bundaran Taman Ngurah Rai, Tuban (foto rka).

SULUHBALI, Mangupura – Ribuan massa melakukan aksi damai menolak reklamasi Teluk Benoa di jalan sekitar bundaran Taman Ngurah Rai Tuban, Minggu siang (20/3/2016). Lokasi tersebut merupakan titik dengan arus lalu-lintas kendaraan yang sangat padat. Karena di lokasi tersebut bertemunya arus kendaraan menuju arah Bandara Udara Ngurah Rai, dari dan menuju arah Kuta, maupun Nusa Dua. Sekaligus juga menuju dan datangnya kendaraan dari arah tol Bali Mandara.

Sehingga menurut Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. A A Sudana, lokasi tersebut merupakan obyek vital. “Ini disini lokasi obyek vital,” katanya dengan kalimat pendek. Mungkin karena alasan tersebut ia turun langsung dan berada diantara kerumunan massa sambil memberikan komando bagi pasukannya sekaligus ikut mengatur kelancaran arus lalu-lintas.

Bahkan ia ikut jalan kaki bersama ribuan massa dari lokasi tempat massa sebelumnya kumpul, di Kelan, Tuban, menuju bundaran Taman Ngurah Rai yang berada di sebelah timur Bandara Ngurah Rai. Tak henti-henti ia berteriak keras sambil memberi arahan kepada massa maupun kendaraan yang tersendat. “Jangan berhenti, jangan berhenti disini ! Jalan, jalan !” teriaknya kepada massa yang sudah memenuhi jalan bypass Ngurah Rai maupun kendaraan yang tersendat.

Kemudian tiba-tiba ada sebuah mobil sedan, entah siapa pemiliknya. Mobil tersebut tanpa kunci ditinggal begitu saja oleh pemiliknya tepat di tengah jalan arah dari jalan tol menuju Nusa Dua. Bersama beberapa aparat keamanan, akhirnya sang Perwira Menengah ini dengan segera mendorong mobil sedan tersebut ke selatan, ke lokasi kosong.

Begitupun tatkala aksi massa sudah usai, ia nampak masih berada di lokasi. Terus memantau dan mengatur kelancaran arus lalu-lintas bersama aparat yang lain. Bahkan dengan sigap dan cepat-cepat ia ikut memindah-mindahkan pagar larangan masuk untuk kendaraan yang terbuat dari plastik warna orange, yang sebelumnya dipasang selama aksi massa berlangsung. Terakhir setelah semua selesai dan berjalan lancar, dirinya menyalami anak buahnya sambil ngobrol. (SB-Rk).     

Comments

comments