Kerusakan Yang Diakibatkan Puting Beliung

Salah satu tempat hiburan yang rusak diterjang Angin (foto-adit)

SULUHBALI.CO, Denpasar-  Bangunan rumah, toko, cafe serta salon yang berada di daerah sesetan lebih tepatnya Banjar Ambengan mengalami kerusakan parah akibat diterjang angin puting beliung yang bergerak dari arah utara sekitar 14.30 rabu (11/12).

Menurut salah satu saksi mata sekaligus korban ini mengatakan “petama saya melihat kumpulan awan hitam datang dari arah utara, begitu angin itu mengejar saya, saya langsung masuk kerumah” ujar  Linda.

Akibat kejadian ini sekitar bangunan Rumah mengalami kerusakan  parah mulai dari Pulau Moyo, Grinkori, Perumahan mawar hingga jalan Diponogoro, “ dari sebelah utara banjar angin itu melintas ketimur sampai di wilayah TK Widyasari.

Made Mariarta Selaku kepala Lingkungan mengatakan “ untuk bangunan yang rusak belum bisa diprediksa tetapi saya sudah kerahkan pecalang biar bisa saya mendata nanti, untuk bangunan yang rusak kemungkinan ada 50 KK ( kepala Keluarga),” ujarnya

Mulai dari pertigaan daerah suwung sudah dijaga oleh petugas kepolisian yang mengartur arus kendaraan dikarenakan akses jalan menuju Tol ini alihkan karena Petugas DKP ( Dinas Kebersihan Dan pertamanan ) sedang melakukan pembersihan area tersebut.

Bencana alam yang datang dihari yang unik yaitu pada tanggal 11-12-13 ini membuat duka yang mendalam dari beberapa korban. Tidak sedikit pula kerugian yang dialami warga, yang paling banyak adalah rumah yang atapnya diterbangkan Angin Putting Beliung ini.

Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat beberapa rumah dan korban luka akibat bencana alam angin Puting Beliung ini.

Diperumahan Mekar Blok D2 Pemogan, tercatat 1 atap rumah rusak,di Perumahan Jadi Pesona, Jalan Pulau Moyo, Pedungan setidaknya terdapat 50 rumah yang mengalami rusak pada atap rumahnya, 2 mobil, 1 Musola,1 Pura, 75 rumah warga rusak 48 diantaranya mengalami rusak berat. Dijalan Pulau Moyo XV, 1 rumah rusak berat, 1 kandang sapi rata dengan tanah, 4 rumah rusak ringan.

Di Br. Ambengan terdapat 2 korban luka yaitu Okta Eka Pratiwi (9 tahun), Wayan Lempad (65 tahun). Br. Dukuh Pesirahan , Made Mustika (51 tahun), Jalan Pulau Moyo, Wayan Tinggih (70 tahun),tetapi korban sudah dipulangkan setelah mendapat perawatan di rumah sakit setempat.

Para korban juga sudah mendapatkan bantuan dari Sekda Provinsi Bali yang terjun langsung kelapangan. Bantuaan tersebut berupa 32 terpal, air mineral, nasi bungkus, dan perlengkapan yang lainnya.

A.A Ngurah Rai Iswara (foto-adit)
A.A Ngurah Rai Iswara (foto-adit)

Sekda Kota Denpasar A.A Ngurah Rai Iswara langsung datang ke lokasi kejadian untuk melihat keadaan mengatakan “ ada sekitar 25 rumah di Banjar Ambengan, 15 di dukuh, jika ada yang bisa di perbaiki kita akan perbaiki jika tidak   kita akan belikan terpal dulu untuk bisa tidur,” ujarnya.

Made kris selaku staff BMKG ( Badan Meterologi, Klimatologi dan geofisika ) mengatakan “ angin puting beliung ini terbentuk dari awan koluminimbus yang terjadi siang sekitar pukul 13.46, jadi dia bergerak dari arah barat daya dengan kecepatan yang tercatat disini 15 knot,” ujarnya.

Awan ini terbentuk dari perubahan kota denpasar yang tiba-tiba tinggi mencapai 32 derajat dan juga terjadi tekanan rendah yang berasal dari barat daya kota yang mengakibatkan terbentuk angin putting beliung. Angin putting beliung bukan bergerak mengikuti angin namun ia bergerak mengikuti pergerakan awan koluminimbus tersebut.

“untuk hari sementara tidak akan terjadi susulan, karena  sifat angin puting beliung tidak mengikuti arah angin namun mengikuti awan kolunimbus dan ini hanya terjadi sekali,” ujar kriss. ( SB-adit/putra )

 

 

 

Ikuti Kami :

www.suluhbali.co solusi marketing dan komunikasi di dunia maya dan media sosial seperti facebook, twitter dan google

Bergabung bersama kami di www.facebook.com/suluhbaliCO untuk selalu mendapatkan berita berita yang menginspirasi dan mencerdaskan.

Follow twitter @suluhbalidotco

 

Comments

comments