Keluarga Besar TNI Diminta Netral Saat Pemilu

71

Situasi pertemuan bersama keluarga besar TNI di Markodim. |foto-ijo|

SULUHBALI.CO Denpasar – Kodim 1611 Badung dan Denpasar  menggelar acara sosialiasi  jelang perhelatan pesta demokrasi bersama keluarga besar TNI di Markodim ( Markas Komando Distrik Militer )  Terutama saat menjelang dan pelaksaan Pileg serta Pilres April mendatang. Serta mengajak keluarga besar TNI dan masyarakat menjaga stabilitas dan Kamtibmas.

Dalam sambutannya Letnal Kolonel TNI (Arh) I Made Kusuma Dyana Graha mengharapkan  bahwa TNI  harus berada dalam posisi yang netral dan untuk generasi penerusnya mereka juga harus diarahkan untuk memilih dalam pemilu. Menurutnya, seorang TNI harus berada dalam posisi yang netral serta bisa mengarahkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi yang digelar setiap 5 tahun sekali ini, hal tersebut untuk mengurangi golput dalam pemilu nanti.

“Keluarga besar TNI juga harus ikut menjaga netralitas para tentara serta ikut berperan menyukseskan pelaksanaan pemilu  pemilu selayaknya pesta demokrasi yang disambut hangat dan meriah tetapi Jangan takut dan tertekan,” ucapnya.

Selain itu beliau mengharapkan Terkait keamanan jelang pemilu Komandan Kodim 1611 Badung, letkol Arh I Made Kusuma Dyanagraha menilai hingga saat ini keamanan Bali masih terbilang kondusif.  Hal tersebut tidak terlepas dari peran serta TNI dan Polisi serta komponen masyarakat yang ikut serta dalam menjaga keamanan Bali.

Kodim 1611 Badung dan Denpasar juga akan mengoptimalkan sosialisasi Pemilihan Umum 2014 yang damai kepada masyarakat, termasuk para calon legislatif. “Kami harap dengan sisa waktu beberapa minggu ini untuk ada sosialisasi terus, karena babinsa merupakan ujung tombak TNI di masyarakat,” ujar   Letnan Kolonel TNI (Arh). I Made Kusuma Dyana Graha.

Dalam melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, babinsa menjadi prajurit terdepan untuk melaksakan tugas TNI dengan menggandeng masyarakat sebagai mitra. Selain itu babinsa diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan aparat dari Polri di desa, yakni bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat atau babinkamtibmas dan aparat desa dan keluarahan.

“Sudah banyak laporan mereka untuk melakukan safari kepada para calon legislatif untuk menyukseskan Pemilu yang aman dan damai,” ucapnya. Hingga saat ini, lanjut Made Kusuma, tercatat 157 aparat babinsa di kawasan Badung dan Denpasar yang diharapkan berperan dalam menjaga keamanan di desa. (SB-IJO )

Comments

comments