Kebakaran Rumah Tinggal Karyawan

54

Para pemadam kebakaran saat sibuk memadamkan si jago merah (foto-adit)

SULUHBALI.CO, Mangupura- Hari minggu (10/11) terjadi kebakaran sebuah rumah tinggal karyawan (Mes)  furniture yang terletak di jalan gunung atena.  kebakaran ini menyebabkan 4 ruang mes karyawan dan satu ruang office terbakar.

Pertama kali api telihat pukul 17.45 sebuah asap terlihat dari salah satu kamar karyawan namun para karyawan yang kebetulan seusai menikmati hari libur ini tak sempat menyelamatkan api karena api sudah mulai membesar, “saya hanya sempat menyelamatkan 2 motor saja,ketika saya kembali ingin menyelamatkan barang tapi apinya sudah membesar, jadi sisanya sudah ludes di kamar ” ujar yanto.

Kondisi rumah yang terbakar (foto-adit)
Kondisi rumah yang terbakar (foto-adit)

Samifau selaku karyawan tempat ini mengatakan “kebetulan hari libur jadi semua pada keluar, kebtulan saya melihat asap keluar dari arah ruang mes jadi saya coba untuk cek, jadi ketika datang saya  mau coba menyelamatkan barang berharga di ruang office tapi saya tidak  berani  karena api sudah ada di atas ruangan” ujarnya.

Akibat kejadian ini 4 ruang mes karyawan serta 1 unit ruangan kantor beserta document berharga ludes terbakar dan api berhasil di padamkan 1 jam kemudian  setelah 3 unit pemadam kebakaran dari kota denpasar serta 1 unit dari badung.

Akibat kebakaran ini kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta dan hasil penyeledikan sementara api di perkirakan berasal dari konsleting listrik, Kasus kebakaran ini tidak ada korban jiwa dan masih dalam penyelidikan petugas.(SB-adit)

 

 

 

Info Kami :

www.suluhbali.co solusi marketing dan komunikasi di dunia maya di media sosial seperti facebook, twitter dan google

Bergabung bersama kami di www.facebook.com/suluhbaliCO untuk selalu mendapatkan berita berita yang menginspirasi dan mencerdaskan.

Follow twitter @suluhbalidotco

Hubungi kami di suluhbaliku@gmail.com untuk solusi marketing, iklan, grafis, video dan profil partai serta profil calon legislatif.

 

Comments

comments

Comments are closed.