Katedral Gelar Perayaan Natal

252

Suasana perayaan Natal di Gereja Katedral Renon (foto-adit)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Perayaan Misa Natal yang mulai dilaksanakan tadi malam dan juga pagi hari ini rabu (25/12) cukup membuat beberapa ruas jalan kota Denpasar yang biasanya merupakan salah satu titik kemacetan menjadi lengang.

Tak seperti biasanya daerah Teuku Umar yang biasanya terlihat macet kini menjadi sepi kendaraan, hanya kendaraan parkir sekitar gereja Baithani milik para umat Kristiani yang melaksanakan ibadah misa natal di gereja tersebut terlihat ramai.

Beberapa kendaraan lain juga pagi ini terlihat memadati beberapa gereja yang ada di kota Denpasar, seperti di Gereja Katedral yang terletak di daerah Renon ini, sejak pagi sudah terlihat ramai oleh  kendaraan para umat kristiani yang ingin melaksanakan ibadah misa natal sudah mulai memadati area gereja tersebut.

Beberapa petugas Kepolisian juga terlihat berjaga sekitar area gereja demi menjaga keamanan dan kelancaran jalannya ibadah misa natal kali ini. Selain itu pemandangan sedikit berbeda juga terlihat di sekitar area gereja tersebut, pasalnya terlihat beberapa pengemis mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dan ada pula yang menggendong bayi demi mencari simpati umat yang beribadah.

Sayangnya hal itu dibiarkan saja oleh petugas kepolisian dan tak ada petugas Satpol PP yang terlihat ikut bertugas di sekitar area Gereja tersebut.

Ketua Panitia Misa Natal  Petrus Hery yang temui usai melaksanakan misa natal mengatakan tidak mengetahui adanya pengemis di area tersebut hal ini hanya ditanggapi positif olehnya “ Kita tidak tahu ya ada hal itu, tapi ya kita ambil sisi positif, ini kesempatan berbelas kasih terhadap mereka,” ujarnya.

Natal yang bertemakan Datanglah Ya Raja Damai ini diikuti ribuaan orang yang terbagi atas 2 gelombang. Pada sesi kedua pagi tadi sekitar 2 ribu umat datang dan 1500 umat di gelombang pertama. Pada perayaan misa menjelang Natal mengalami lonjakan dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu hanya sekitar 3 ribuan umat tapi tadi malam mencapai 5 ribuan,” ungkap Petrus. (Sb- Adit)

Comments

comments