Jro Gede Komang Swastika (JGKS) saat ditangkap (foto istimewa).

SULUH BALI, Denpasar  — Kejaksaan Negeri Denpasar, menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti narkoba, yakni Jero Gede Komang Swastika selaku Wakil Ketua DPRD Bali bersama istrinya Ni Luh Ratna Dewi alias Dewi terkait kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu seberat empat gram.

“Hari ini tersangka Komang Swastika alias Mang Jangol dan istrinya Ratna Dewi telah dilimpahkan polisi ke pada kami siang tadi,” kata Kepala Seksi Pidana Umum, Arief Wirawan di Kejari Denpasar, Senin (6/2/2018).

Untuk jaksa yang akan menyidangkan kedua tersangka itu, kata Arief, sudah disiapkan tiga jaksa penuntut umum yakni Dewa Narapati, Dewa Lanang, Yuli Peladiyanti. “Saat ini jaksa sedang mempersiapkan segala berkas dan administrasi sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar,” ujarnya.

Arief mengatakan, untuk pasal yang akan didakwakan kepada kedua tersangka, yakni Pasal 111, Pasal 114 dan Pasal 112 tentang narkotika. “Saat ini kami masih melakukan penahanan kepada tersangka selama 20 hari ke depan di LP Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, sampai penetapan persidangan,” katanya.

Pihaknya menargetkan kedua tersangka segera dilimpahkan pekan depan ke PN Denpasar, untuk segera menjalani persidangan. “Hingga saat ini tersangka tidak dilakukan rehabilitasi karena barang buktinya cukup banyak dan dugaan sementara pelaku seorang pengedar,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Nyoman Gede Sudiantara usai pelimpahan tersangka dan barang bukti mengatakan, dirinya bersama tim ditunjuk pihak keluarga tersangka untuk mendampingi kliennya hingga penuntutan dan putusan.

“Proses pelimpahan dari kepolisian hingga di Kejaksaan berjalan baik dan kami sebagai kuasa hukum tersangka berharap apapun keputusan nanti sesuai fakta persidangan atau kejadian secara aktual,” katanya.

Terkait pasal yang dikenakan kliennya, pihaknya akan terus mengawal ini agar semua berjalan sesuai koridor yang berlaku dan sesuai fakta persidangan. “Apapun fakta persidangannya dan rangkaian kejadian agar tidak ada kesan tersangka sudah dipidana sebelum proses hukum berjalan,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengharapkan fakta secara riil dapat dibuktikan dalam proses persidangan dan mengharapkan aparat juga profesional terkait penanganan kasus ini.

“Saya tidak ingin berasumsi apakah klien kami ini sebagai pengedar, pemakai atau memiliki narkoba. Namun, akan mengacu pada fakta persidangan,” katanya.

Mang Jangol ditangkap di sebuah kandang sapi di Gianyar, setelah melarikan diri untuk menghidari penangkapan saat rumahnya digrebek polisi. Sang istri sudah ditangkap sebelumnya. Mang Jangol juga seorang politisi Gerindra (sudah dipecat partainya) dan menduduki jabatan tinggi sebagai Wakil Ketua DPRD Bali (dan sudah dicopot dari jabatan ini) (SB-ant)

Comments

comments