Kapolda Bali Irjen Benny Mokalu Prihatin

Anak Anak Dilibatkan Dalam Aksi Demo

SULUHBALI.CO, Denpasar— Kapolda Bali Irjen Benny Mokalu mengaku prihatin dengan adanya permasalahan di Desa Sumber Kelampok yang membawa dampak buruk bagi anak-anak yang ada di Desa tersebut.

“Saya sangat prihatin terhadap permasalahan ini, yang seharusnya merupakan masalah sederhana tetapi menjadi masalah yang rumit,” kata Kapolda.

Ia menyampaikan setelah pihaknya mengamankan kondisi yang terjadi disana. Ia mendapat masukan bahwa warga Desa Sumber Kelampok menginginkan kedatangan Gubernur bali Made Mangku Pastika, “Hal ini sudah saya sampaikan kepada Gubernur.”

Ia juga mengatakan, masalah penutupan jalan umum sudah memasuki wilayah hukum dengan mengganggu ketertiban hukum dengan memblokir jalan kurang lebih 1 kilo meter, dan pihaknya telah menyampaikan terhadap masyarakat yang bersangkut bahwa cara seperti itu sangat melanggar hukum, “Cara-cara begini tidak berlaku di negara manapun termasuk Negara Indonesia. Akhirnya mereka memahami dan meminta Gubernur datang kesana,” ujarnya.

Kata Kapolda jawaban gubernur bahwa akan bertemu siang ini, “Tapi sayangnya warga malah tidak datang, mungkin ada sesuatu dan lain hal,” terangnya.

Ia juga mengatakan kalau permasalah asal usul tanah bukan kewenangan dari pihak Polda Bali, tetapi menurutnya, “Kalau hal ini dibiarkan terus, lama kelamaan Bali yang sudah menjadi indikator atau barometer keamanan ini, lama-lama krisis kepercayaan akan muncul,” tuturnya.

Diakui pihak dari Polda Bali telah menyiapkan pasukan baik di Denpasar maupun di Buleleng, tetapi karena pihaknya menganggap masyarakat tersebut bagian dari saudara maka dari itu pihak dari Polda Bali mengadakan pembicaraan baik-baik dan ia menambahkan bahwa pihak dari Desa tersebut lebih mengerti.

“Kurang lebih dari jam 01.00-04.00 dini hari mereka secara gotong royong meninggalkan blockade-blockade, baik batu-batu besar maupun pohon-pohonan. Yang teramat ironis anak-anak kecil yang tak tahu apa ikut dilibatkan,” terang Kapolda Bali.

“Masyarakat dimanapun kalau melanggar aturan, kami akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan pasal-pasal yang ada,” tegasnya. (SB-lika)

 

Comments

comments