Puing puing reruntuhan pasca robohnya kanopi. |foto-ijo|

SULUH BALI, Denpasar – Hujan yang mengguyur kota Denpasar Selasa (12/07/2016) nyaris menelan korban jiwa. Pasalnya, sekitar pukul 16.35 wita kanopi Toko Sapta di  Jalan Buluh Indah No 9 tepatnya di depan Pom Bensin Buluh Indah jebol setelah tertimpa reruntuhan tembok dari Lantai 2.

Diduga hal ini kontruksi bangunan yang belum seutuhnya selesai tersebut tidak kuat menahan beban saat hujan. Bahkan, reruntuhan tembok nyaris saja menewaskan Egi yang sedang duduk di atas sepeda motornya yang kala itu hendak menjemput Flori yang bekerja sebagai pramuniaga di toko tersebut.

Menurut keterangan Ketut Buda Artana salah seorang karyawan toko tersebut, disela-sela reruntuhan Egi berupaya keluar menyelamatkan diri beruntung saat Egi tertimpa runtuhan tembok masih menggunakan helm.

“Untung saja toko tidak terlalu rame dan orang numpang berteduh disini. Hanya pak Egi pamannya Flori mau jemput dan beberapa motor karyawan sama ada motor konsumen yang parkir. Awalnya saya denger suara keras dari dalam gudang lalu saya lari keluar buat ngecek tapi semuanya udah hancur, lalu saya lihat ada orang tertimpa tapi masih selamat karena pake helm,” bebernya

Lanjut Buda, warga sekitar berusaha menyelamatkan Egi sementara dirinya berusaha memberhentikan mobil yang sedang melintas untuk membawa Egi kerumah sakit.

“Abis ditolong warga Pak Egi mau ngomong agak sulit dan ngeluh sakit di bagian pundak dan leher. Langsung saya lari ketengah jalan memberhentikan mobil minta tolong buat bawa Pak Egi kerumah sakit,” tambahnya.

Tidak hanya itu runtuhan tembok juga menimpa 6 unit sepeda motor yang terparkir di depan toko hingga sulit untuk diselamatkan, termasuk sepeda motor Honda Scoopy milik Nia yang sesaat sebelum kejadian berada di dalam minimarket.

Nia mengungkapkan sesaat sebelum kejadian sempat mendengar suara keras lalu tiba-tiba udah pada jatuh. “Saya lagi di kasir mau bayar tiba-tiba saja mendengar suara pas saya lihat ke luar udah pada ambruk semua. Itu motor saja juga Scoopy yang hitam ketimpa beton,” tutupnya. (SB-Ijo)

Comments

comments