Jukung Hias Adu Cepat Dalam Jukung Competition Serangkaian Britama Sanur Vilage Festival 2017

36

SULUH BALI, Denpasar – Puluhan jukung hias beradu cepat dalam Jukung Competition serangkaian BritAma Sanur Vilage Festival 2017 diikuti ratusan perahu layar tradisional. Para peserta akan pelayarannya mulai dari Pantai Segara menuju pantai Semawang dan kembali lagi menuju Pantai Segara Ayu.

Ketua Panitia Jukung Competition, I Wayan Jelantik Yana, mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di perhelatan Sanur Village Festival. Tahun ini pantia mengubah sistem kompetisi, 170 jukung peserta  dibagi dalam lima kelompok seleksi dengan sistem babak penyisihan. Hasilnya, 5 jukung terbaik di setiap kelompok masuk final.

“kegiatan yang melibatkan Sekaa Jukung Dewi Satayo Jana Gandhi, Sanur ini  dimaksudkan untuk melestarikan aktivitas perahu tradisional. Kami ingin jukung yang ada di Pantai Sanur turut terlibat dalam kepariwisataan yang menjadi denyut nadi perekonomian Desa Sanur,” katanya, Rabu (09/08/2017).

Disilain, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar Anak Agung Bayu Brahmasta mengatakan kompetisi jukung merupakan salah satu bentuk kegiatan kebersamaan masyarakat nelayan Sanur yang sinergi dengan program promosi pariwisata.

“Kompetisi ini juga mendorong upaya pelestarian agar jukung yang merupakan bagian dari tradisi budaya nelayan Bali tidak punah. Jika jukung lestari maka generasi mendatang akan tetap melihat dan menikmati keberadaannya,” katanya saat melepas keberangkatan para finalis.

Bayu menyebutkan pelestarian terumbu karang yang merupakan upaya untuk pelestarian sumber daya alam, juga harus menjadi bagian perhatian para nelayan. Kelestarian terumbu karang diharapkan dapat meningkatkan dan membantu kelangsungan hidup nelayan menikmati hasil sumber daya laut yang berlimpah.

“Para nelayan ini juga harus ikut melestarikan terumbu karang yang menjadi bagian dalam pelestarian sumber daya alam. Kalau semuanya tumbuh dengan baik nelayan juga enak, sudah pasti hasil lautnya melimpah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BritAma Sanur Village Festival Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapal Gusde mengatakan SVF selalu memberikan ruang bagi segala bentuk kreativitas warga, termasuk nelayan.

“Mereka  diajak merayakan kebersamaan dalam festival sekaligus menjadikan daya tarik bagi wisatawan yang menikmati keindahan Pantai Sanur. Kami sangat mengapresiasi Sekaa Jukung Dewi Satayo Jana Gandhi yang setiap tahunnya terus terlibat dalam perhelatan SVF,”. Tambah Gusde. (SB-Dims)

Comments

comments