Jokowi Tegaskan Pentingnya Ibu Sehat Dalam Wujudkan Keluarga Sehat

139
Presiden Jokowi saat membuka International Conference on Family Planning ( ICFP) ke 4 di Nusa Dua (foto humas Bali).

SULUH BALI, Mangupura — Dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin berat dan permasalahan yang semakin kompleks diperlukan kualitas hidup yang baik untuk menghadapinya, dimana dalam menggapai kualitas hidup yang baik akan dimulai dari ibu yang sehat yang akan melahirkan anak yang sehat sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat yang berkualitas serta berbudi luhur.

Demikian disampaikan Presiden Republik Indonesia , Ir. H.Joko Widodo, dalam sambutannya saat membuka pertemuan International Conference on Family Planning ( ICFP) ke 4 yang bertempat di BNDCC Nusa Dua Senin (25/1).

Presiden Jokowi yang dalam acara tersebut didampingi oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika lebih lanjut menyampaikam bahwasannya pelaksanaan program keluarga berencana memberi manfaat besar bagi terbentuknya generasi muda yang berkualitas yang akan mendorong terwujudnya tujuan pembangunan yang nantinya akan membawa kemakmuran dan kesejahtetaan bagi dunia. “Kemajuan keluarga berencana berkat kerja keras dan kepemimpinan orang orang tulus seperti hadirin semua, saya sangat apresiasi, ” imbuhnya.

Pertumbuhan penduduk Indonesia yang mencapai 1.32% ,menurutnya, menunjukkan masih perlu diambil berbagai langkah nyata dalam mensukseskan program keluarga berencana. Aksi lokal dengan membentuk Kampung KB merupakan salah satu upaya dalam mengurangi masyarakat khususnya kaum wanita yang putus KB.

Disamping hal tersebut dilakukan langkah nyata lainnya seperti sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang, pemasangan alat kontrasepsi yang murah bahkan gratis serta meningkatkan peran tenaga kesehatan dalam pensosialisasikam pentingnya KB dan peningkatan peran serta dan keterlibatan ibu ibu dalam PKK untuk menggerakkan program KB tersebut.

Pemerintah daerah juga diminta terus untuk mensosialisasikan dan menjadikan KB program prioritas.” Investasi KB adalah mutlak ,” tegasnya. Presiden ke 7 RI ini juga menegaskan tentang stigma kekerasan serta diskriminasi terhadap wanita yang harus dihentikan.

Untuk itu Jokowi yang juga didampingi ibu negara Iriana Joko Widodo menyampaikan agar pelaksanaan ICPF kali ini dapat meletakkan landasan serta visi tentang akses pelayanan serta penggunaan kontrasepsi sehingga ibu ibu akan dapat semakin bijak dalam menentukan waktu kehamilan sehingga dengan perencanaan kehamilan akan tetlahir anak yang sehat dan kehidupan dari ibu juga akan semakin berkualitas.

Perkembangan Keluarga Bencana

Sementara itu Mentri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan konferensi tingkat dunia ini. Menurutnya ICFP memegang peranan penting sebagai ajang bertukar pikiran, berbagi pengalaman serta bertukar informasi tentang perkembangan keluarga berencana di berbagai belahan dunia serta perkembangan kontrasepsi.

Bagi Negara Indonesia, penyelenggaraan konferensi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kepedulian atas pentingnya keluarga berencana . Secara global, keluarga berencana ini akan membantu terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan melalui perencanaan keluarga dan secara lokal keluaraga berencana akan dapat membantu terwujudnya keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Kedepannya guna meningkatkan pelaksanaan dan pencapaian dari keluarga berencana akan diambil beberapa langkah penting diantaranya peningkatan akses dan pelayanan keluarga berencana , pembinaan para remaja serta melakukan penguatan fungsi keluarga dan keluarga berencana.

Pemerintah akan terus mendukung dari segi pendanaan dan meningkatkan sinergitas serta koordinasi serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam keberhasilan program keluarga berencana di Indonesia. Tak kalah pentingnya adalah melakukan pembinaan ke masyarakat bahwa setiap orang berhak untuk berkeluarga serta berhak pula memiliki keluarga yang berkualitas.Dengan pembinaan ini dihrapkan akan terbentuk keluarga yang sejahtera, keluarga yang mandiri, keluarga yang sehat dan berpendidikan.

Dalam konfrensi yang diselenggarakan oleh Bill and Melinda Gates Institute for Population and Reproductive Health at the John Hopkins Bloomberg School of Public Health dengan menggandeng Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana Nasional ini diangkat tema Global Commitments , Local Actions .

Penyelenggaraan konferensi yang sempat tertunda 2,5 bulan dikarenakan letusan anak gunung Rinjani pada bulan November 2015 tidak membuat para peserta surut, hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 4 .374 peserta dari 114 negara dengan rincian 3 448 peserta berasal dari luar negeri dan 926 dari dalam negeri.

Dalam ICFP ke 4 yang diselenggarakan dari tanggal 25-28 Januari 2016 ini juga dihadiri oleh Presiden ke 3 RI BJ Habibie serta Penjabat Bupati Badung ini berlangsung spesial dengan diserahkannya penghargaan kepada empat orang yang berkontribusi besar dalam kesehatan ibu,bayi , kesehatan anak serta pelaksanaan keluarga berencana. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Jokowi kepada Dato Sri Prof DR. Tahir, Arif Naqwi, Fayeeza Naqwi serta Sir Christopher Hoh (SB-humas Bali)

Comments

comments