Jero Wacik Resmikan Lab Agro Unud

89

Penandatanganan  nota kesepahaman. |foto-ijo|

SULUHBALI.CO Mangupura – Universitas Udayana beserta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral ( ESDM ) melakukan penandatanganan  nota kesepahaman antara Diklat ESDM, Balitbang ESDM sekaligus melakukan Peresmian Laboratorium Agro Kompleks yang ditanda tangani Langsung oleh Menteri ESDM Jero Wacik, Senin ( 17/03/2014 ) di Gedung Rektorat Universitas Udayana Bukit.

Universitas Udayana turut serta memiliki peran penting dalam meningkatkan pembangunan bangsa, pemberdayaan masyarakat, dalam era globalisasi saat ini. Peningkatan tersebut memerlukan adanya kerjasama antara Universitas Udayana dengan pihak lainnya termasuk juga dengan Kementerian ESDM salah satunya.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi yang berkaitan dengan bidang energy dan sumber daya mineral. Kedua pihak setuju untuk melakukan kerjasama secara kelembagaan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia pada masing-masing pihak tanpa mengurangi tugas pokok masing-masing lembaga.

Nota kesepahaman tersebut meliputi peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyediaan tenaga ahli dan tukar menukar informasi serta ilmu pengetahuan di bidang teknologi minyak dan gas bumi, teknologi kelistrikan, energy baru, terbarukan dan konservasi energi, mineral, batubara serta geologi dan bidang lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Rektor Fakultas Udayana Ketut Suatika mengungkapkan “saat ini energi terbarukan sudah amat emergensi sebenarnya. kita sangat tergantung energy dari Jawa, kita disini kebutuhannya sangat tinggi, mungkin kita merupakan area yang kecil tetapi kebutuhan energinya sangat besar sekali,” ungkapnya saat ditemui usai acara peresmian Labotarium Agro Kompleks.

Sementara itu, Nota kesepahaman antara Badan Diklat  ESDM dengan Universitas Udayana bertujuan untuk membetuk serta menyiapkan tenaga ahli yang berkompeten dan professional di bidang energy dan sumberdaya mineral selain itu ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi pengembangan dan pelenggaraan pelatihan, pengembangan profesi tenaga pengajar serta kegiatan pengabdian masyarakat, penyelenggaraan diskusi, seminar dan workshop.

Kementerian ESDM juga memberikan Beasiswa kepada mahasiswa untuk mengambil sertifikasi didalam bidang energy khusus setelah mereka menamatkan studi “ini akan terus berjalan, jadi kita berikan berupa natura bukan berupa uang. Misalnya, nanti anak-anak itu disekolahkan ke Cepu (nama daerah di provinsi jawa tengah) disitu mereka didik khusus mempelajari tentang energy. Semua itu gratis semua dari kami. Asramanya dan transportnya  semua dari kami. Jadi kami tidak memberikan berupa uang,” paparnya.

Jero wacik menambahkan “Karena Unud memiliki lab peternakan saya lagi mau ambil lab untuk kotorannya. Ternak itu kan bisa kita makan, tulangnya bisa jadi patung, kulitnya bisa jadi tas. Nah kotorannya jadi bio energy bisa jadi bahan bakar jadi semua berguna,”tambahnya.

Nota kesepahaman antara Badan Litbang ESDM dengan Universitas Udayana berlaku untuk jangka waktu 5 tahun sedangkan kesepahaman Badan Diktat dengan Universitas Udayana berlaku untuk jangka waktu 3 tahun. Kedua Nota kesepahaman tersebut berlaku sejak tanggal di tanda-tangani serta dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. ( SB-IJO )

Comments

comments