Jero Mangku Ini Ajak Pasiennya Pesta Narkoba

2066
Barang bukti narkoba yang disita dari rumah Jero Mangku Kresi (foto ist).

SULUH BALI, Denpasar — Tidak ada yang menyangka bahwa sebuah rumah di jalan Tukad Baru di kawasan Banjar Seblanga Denpasar Barat ini menjadi pusat kegiatan melanggar hukum. Karena pemilik rumah berinisial NW alias Jero Kresi dikenal sebagai seorang Pemangku dan juga seorang juru sembuh tradisional (balian) yang memiliki banyak pasien.

Saat puluhan polisi dari Polda Bali menyerbu masuk ke rumah ini, Selasa (26/4/2016) sekitar pukul 17.00, polisi menemukan sang Balian dengan para pasiennya. Tapi bukan dalam posisi pengobatan, tapi sedang berlangsung pesta sabu-sabu (narkoba).

Ternyata polisi yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba (Dir Res Narkoba) Polda Bali Kombes Pol Raden Purwadi, sebelumnya telah melakukan penyelidikan aktivitas di rumah ini. Dan  diketahui bahwa di rumah yang juga dipajang sebuah foto besar aktivitas spiritual ini sering dijadikan sebagai tempat menikmati barang terlarang.

Saat penggrebekan didapati 14 orang  yang sedang berpesta narkoba. Dan mereka tidak melakukan perlawanan apapun. Dari informasi tambahan disebutkan, sebenarnya ada delapan belas orang, namun tiga orang diketahui berhasil kabur.

Barang bukti yang berhasil dikumpulkan polisi berupa 1 buah tas loreng yg berisi satu buah plastik klip besar berisi 40 paket sabu-sabu. 2 buah plastik spirit yg didalamnya berisi sabu, 1 plastik klip besar yg di dalamnya berisi 6 paket sabu, 1 botol redokson yg di dalamnya berisi dua plastik klip besar yg di dalamnya  berisi 10 paket sabu, 1 plastik klip beeisi 2 paket sabu, 1 buah plastik besar yg berisi sabu, 2 buah timbangan digital, 10 buah bong, 10 bendel plastik klip, satu buah softgun beserta peluru, 1 buah pisau dan uang tunai Rp 3.302.000.

Pada saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, ditemukan puluhan paket sabu – sabu yang disimpan dalam tas kecil diikat dengan sabuk yang sedang melilit di pinggangnya Jro Kresi. Selain itu, tanggannya sedang memegang kotak sebuah kotak kecil yang didalamnya juga berisi paket sabu – sabu. Sementara di dalam kamarnya juga ditemukan sebuah samurai.

Penelusuran polisi, dalam menjalankan bisnis haramnya itu, Jro Kresi berkedok mengobati orang. Apalagi, statusnya sebagai seorang Mangku sehinga tidak menimbulkan kecurigaan sedikit pun dari para tetangga atau masyarakat di sekitar. Bahkan, para tetangganya kaget saat tersangka beserta 14 orang lainnya gelandang ke Mapolda Bali menggunakan mobil truk Dalmas Polda yang dikawal anggota dengan senjata laras panjang.

Modusnya, tersangka ini pura-pura mengobati pasien. Saat pasien datang dan membeli sabu-sabu padanya, disuruh menggunakan di rumahnya dan tidak boleh dibawa keluar, karena yang bersangkutan sudah menyediakan kamar kamar

 

“Modusnya, dia (Jro Kresi – red) pura – pura mengobati orang. Jadi, orang datang beli sabu di dia dan langsung pakai disini. Tidak boleh dibawa keluar karena sudah disiapkan kamar di bagian belakang . (SB-Ijo)     

 

Comments

comments