Jelang Pilkada Buleleng, Pastika Minta Semua Komponen Masyarakat Turut Jaga Kondusifitas

Penandatanganan berita acara serah terima laporan nota singkat pelaksanaan tugas oleh Plt Bupati Buleleng, Bupati Buelleng Petahana dan Gubernur Bali. (hums)

SULUH BALI – Denpasar – Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta agar semua komponen masyarkat turut menjaga kondusifitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Plkada ) Kabupaten Buleleng yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari mendatang. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Pastika dalam sambutan singkatnya usai menerima Laporan Nota Singkat Pelaksana Tugas  dari Plt. Bupati Buleleng I Made Gunaja di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (10/2).

Lebih jauh Pastika menyampaikan, dalam Pilkada Buleleng yang diikuti oleh dua pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati, perbedaan pendapat dan pilihan tentu saja ada namun  hendaknya perbedaan tersebut  berjalan sesuai dengan koridor sehingga Pilkada Buleleng akan dapat berlangsung dengan aman dan lancar sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku dan nantinya menghasilkan pemimpin pilihan masyarakat yang akan memimpin Buleleng  lima tahun kedepan.

“ Perbedaan pendapat ataupun pilihan itu pasti ada, saya harapkan semua berjalan sesuai dengan koridor dan aturan yang ada.  Semua pihak turut jaga kondusifitas sehingga Pilkada akan berjalan dengan baik dan lancar, “imbuhnya. Orang nomor satu di Bali ini juga menyampaikan apresiasinya atas kinerja yang telah dilaksanakan oleh Plt. Bupati Buleleng sehingga kondusifitas Buleleng tetap terkendali dan tugas-tugas pemerintahan berjalan lancar.

Sementara itu, Plt. Bupati Buleleng  I Made Gunaja dalam laporannya menyampaikan bahwasannya secara umum kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Buleleng dalam tahapan pelaksanaan kampanye Pilkada Tahun 2017 yang dimulai dari tanggal 4 November 2016 hingga saat ini tetap kondusif, seluruh komponen dan penyelenggara pemerintah daerah berhasil mengantisipasi secara dini setiap kemungkinan terjadinya konflik.

“ Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi dari pihak LSM, mahasiswa dan ormas yang akan melakukan aksi gangguan serta ancaman untuk menggagalkan Pilkada, “imbuhnya. Made Gunaja juga melaporkan bahwa  serangkaian kegiatan Pilkada telah dilaksanakan seperti deklarasi Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, sosialisasi pasangan Calon , debat kandidat pasangan calon Pilkada Buleleng melalui  radio dan televisi serta  sosilaisasi tentang netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada.

Tidak hanya terkait persiapan Pilkada, dalam laporan pelaksanaan tugasnya, Plt Bupati Buleleng juga menyampaikan bahwa  telah dilakukan pengukuhan /pelantikan pejabat daerah Kabupaten Buleleng sesuai dengan OPD yang baru  serta  dilaporkan pula capaian kinerja Kabupaten Buleleng pada tahun 2016 dimana untuk realisasi pendapatan mencapai 88,59 % , realisasi belanja daerah mencapa 87,96 %  dan realisasi fisik mencapai 99,08%.

Sementara itu Sekeretaris Daerah Provinsi Bali Cok Pemayun menyampaikan bahwa  pelaksanaan serah terima  Laporan Nota Singkat Pelaksanaan Tugas Plt. Bupati Buleleng diselenggarakan sesuai dengan Surat Mentri Dalam Negeri Nomor 130/707/51 tanggal 1 Februari 2017 yang menyatakan bahwa pelaksana tugas bupati menyerahkan nota singkat pelaksanaan tugas kepada Gubernur  paling lambat seminggu sebelum berakhirnya masa tugas ( 11 Februari 2017)  dan Gubernur akan meneruskannya  kepada Bupati Petahana. Dalam acara yang juga dihadiri Kepala OPD terkait dilingkungan Pemprov Bali serta jajaran Kabupaten Buleleng, dilakukan serah terima laporan  dari Plt Bupati Buleleng kepada Gubernur Bali  yang kemudian oleh Gubernur  diserahkan langsung kepada Bupati Buleleng Petahana  Putu Agus Suradnyana.

Rangkaian acara  diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima laporan nota singkat pelaksanaan tugas oleh Plt Bupati Buleleng, Bupati Buelleng Petahana dan Gubernur Bali. (SB-humprov)

Comments

comments