Jelang Festival, Danlanal Denpasar Kunjungi Posal Nusa Penida

34

Danlanal Denpasar saat mengunjungi Posal Nusa Penida. |foto-sjd|

SULUHBALI.CO, Klungkung – Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (S) Julius Widjojono didampingi Palaksadan Pasintel Lanal Denpasar,mengadakan kunjungan kerja di Posal Nusa Penida, KabupatenKlungkung. Posal ini merupakan satu satunya Posal yang keberadaannya diberada di luar Pulau Bali.

Camat Nusa Penida I Ketut Sukla,SH, Kapolsek Kompol I Nyoman Suatika, Danramil, serta Danposal Nusa Penida menyambut kedatangan Dan Lanal beserta staff, Selasa (27/052014).Posal Nusa Penida diawaki oleh 8 orang dandikomandani oleh Letda Laut (T) Hari Susanto.
Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (S) Julius Widjojono menyampaikan “Keberadaannya sangat strategis untuk melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap kapal-kapal yang melintasi AlLKI – II, dimana Posal Nusa Penida berada tepat di pintu gerbang sebelah selatan masuknya alur pelayaran ALKI – II . Wilayah teritorial Posal Nusa Penida yang meliputi pulau Nusa Penida, pulau Nusa Ceningan dan pulau Nusa Lembongan, berada dalam satu wilayah Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Keunggulan utama dari wilayah kecamatan Nusa Penida adalah merupakan destinasi wisatawan asing, dengan minat utamanya adalah olahraga diving dan snorkeling, disamping itu juga merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Indonesia jenis cottoni dan spinossum yang berguna untuk obat-obatan, kosmetik dan konsumsi lokal maupun internasional, sehingga kehadiran Posal Nusa Penida sangat penting untuk tetap terus menjaga situasi aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan asing.

Dalam kunjungan kerjanya Danlanal Denpasar berkesempatan memberikan kelengkapan inventaris, furniture kantor, dan sembako. Pada kesempatan bertatap muka dengan segenap pengawak Posal, menyampaikan bahwa posisi Posal Nusa Penida menjadi sangat penting karena pelintasan laut dari Selatan ke Utara atau sebaliknya pasti melalui wilayah teritorial ini.

“Ketajaman pengamatan terhadap kemungkinan pelanggaran hukum, seperti penyelundupan narkoba, senjata, perusakan lingkungan dan peyelundupan sapi harus dilakukan oleh setiap personel Posal Nusa Penida.Untuk itu pengenalan terhadap ciri pelaku, ciri kapal asing harus dikuasai oleh pengawak Posal. Disisi lain hubungan baik, sinergis dengan instansi setempat baik sipil maupun militer harus terus terjalin,” terang Julius.

Profesionalitas, inovatif, kreatif patut terus dikembangkan selaku prajurit matralaut, disisi lain dalam hubungan dengan lingkungan pentingnya empathy, genuine (tulus, apaadanya) dan wisdom sangat penting dikedepankan dalam berprilaku, sehingga tatanan keamanan akan makin menyeluruh dalam arti sesungguhnya.

Terciptanya kondisi harmonis tersebut akan mampu mengeliminir keterbatasan alutsista yang dimiliki Posal, terbukti dengan dilakukannya patroli bersama dengan jajaran setempat dalam rangka terus meningkatkan keamanan dan turut serta membantu meningkatkan ilmu pengetahuan dengan membantu para peneliti biota laut, “ harapnya.

Pada kesempatan ini juga Dan Lanal Denpasar meninjau kesiapan pengamanan peresmian Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida oleh Menteri Kelautan danperikanan serta Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif pada tanggal 8-11 Juni 2014 serta pagelaran Festival seni dan budaya Nusa Penida di bulan yang sama. (SB-sjd)

Comments

comments

Comments are closed.