Jaga Kestabilan Harga Beras, Disperindag Kota Denpasar Adakan Operasi Pasar

84

Disperindag Kota Denpasar membagikan beras saat Operasi Pasar. |foto-humdps|

 

SULUH BALI, Denpasar – Setelah beberpa waktu lalu menggelar Operasi Pasar di Pasar Badung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar yang berkerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Bali kembali menggelar operasi pasar, pada kesempatan kali ini Pasar Kreneng yang mendapat giliran operasi pasar, dimana operasi pasar ini diadakan guna menstabilkan harga beras khususnya Denpasar serta membantu masyarakat membeli beras dengan harga yang murah dan terjangkau dengan kualitas yang cukup baik, dimikian disampaikan Kepala Disperindag Kota Denpasar Wayan Gatra di sela-sela operasi pasar berlangsung, Senin (9/3/2015).

Dimana dengan dilakukan operasi pasar yang sudah mulai dilakukan sejak hari jumat tanggal 6 maret lalu, sudah menunjukan dampak yang lumayan baik bagi masyarakat yakni harga beras di pasar sudah mulai mengalami penurunan. Penurunan harga beras di pasar selain karena operasi pasar juga karena para petani sudah mulai memasuki masa panen padi. Terlihat dari harga beras di pasar sekarang sudah mulai mengalami penurunan sebesar Rp 1000, per/kg nya. Dimana pada dua minggu sebelumnya harga beras dipasaran melambung tinggi naik sampai 20% per/kg nya yakni dari harga standar Rp 9 ribu bisa menjadi Rp 12 ribu per/kg nya.

“Ini karena ulah-ulah para pedagang yang tidak bertanggung jawab dengan menaikan harga beras seenaknya sehingga beras dipasaran sering tidak sesuai dengan harganya, kadang kualitas yang rendah bisa dijual dengan sangat mahal,” ungkap Gatra.

Lebih lanjut Gatra mengatakan, kali ini Disperindag dan Bulog meyediakan beras dengan kualitas cukup baik atau medium sebanyak 3 ton dan ada juga gula pasir sebanyak 1,5 ton dengan harga yang sangat murah, yakni beras kualitas medium ini dijual dengan harga Rp 7.500 per/kg dan gula pasir dijual dengan harga Rp 9 ribu per/kg. “Saya berharap dengan diadakannya operasi pasar ini bisa membuat harga beras terus turun hingga mencapai harga kisaran harga yang stabil hingga bisa dijangkau oleh masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu salah satu masyarakat Ibu Tia Sulastri (37) yang membeli beras dalam kegiatan operasi pasar yang diadakan Pemkot Denpasar dengan Bulog di pasar Kreneng ini mengatakan sangat senang dan terbantu dengan adanya operasi pasar ini karena dapat membeli beras dengan kualitas medium dengan harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran. Hal serupa juga dirasakan oleh Ibu Ni Luh Agustini (51) seorang ibu rumah tangga,  ia sangat merasa senang sekali bisa membeli beras dengan harga yang sangat murah dan terjangkau.

“Saya berharap operasi pasar seperti ini bisa terus dilalukan agar harga beras di pasar bisa di tekan dan terjangkau serta saya sangat setuju kalau ini bisa terus dilakukan setidaknya 1 Minggu sekali atau 10 hari sekali, agar masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok seperti beras dengan harga yang relatif murah dengan kualitas beras yang cukup baik,” ujarnya. (SB-HumDps)

Comments

comments