Jaga Kelestarian Lingkungan Hidup, Pemprov Bali Hijaukan Lahan – Lahan Pemprov

16

SULUH BALI, Denpasar – Kota Denpasar yang saat ini pembangunanya sudah sangat berkembang pesat sangat memerlukan ruang terbuka hijau untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Untuk itu, Pemprov Bali melaksanakan penghijauan di areal lahan – lahan milik Pemprov sekaligus sebagai langkah nyata implementasi program Bali Clean and Green. Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di sela – sela acara Penghijauan di salah satu lahan milik Pemprov Bali di Jalan Kapten Tantular Barat, Denpasar, Minggu(22/10).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara lingkungan hidup yang merupakan salah satu program pokok kita di Pemprov Bali yakni Bali Clean and Green, jadi mulai hari ini kita akan lakukan penghijauan di lahan – lahan milik Pemprov khususnya yang di wilayah Denpasar ini,” jelas Pastika yang menurutnya hal tersebut diharapkan akan mampu memberikan benefit bagi masyarakat Kota Denpasar. “Dengan adanya kegiatan ini saya harap Kota Denpasar bisa tetap hijau, oksigennya bisa berlimpah dan masyarakatnya bisa lebih sehat,” imbuhnya.

Pastika juga menegaskan bahwa ruang terbuka hijau tersebut sangat penting di perlukan di kota – kota besar seperti di Denpasar mengingat kota – kota saat ini sudah sangat sesak sehingga sangat perlu pemurnian udara. “Ini sangat penting, kota sudah makin sesak, oksigen semakin berkurang, kendaraan banyak jadi saya kira perlu pemurnian udara dengan penghijauan seperti ini,” ungkap Pastika yang juga mengharapkan apa yang dilakukannya tersebut bisa diikuti oleh kabupaten/kota lain di Bali.

Penghijauan yang diikuti oleh seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemprov Bali, menanam sebanyak 500 bibit pohon mahoni di areal seluas 4 hektar. (SB-humprov)

Comments

comments