Investor Dalam Negeri Masih Sangat Minim

27

SULUHBALI.CO, Denpasar– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar lokakarya untuk mensosialisasikan informasi mengenai pasar modal kepada para wartawan Kamis 26 September 2013, Denpasar.

Kepala Divisi Komunikasi OJK Djonieri mengatakan, “Dalam lokakarya ini, kami berharap kepada para wartawan bisa menyebarluaskan informasi mengenai pasar modal termasuk pengenalan fungsi dan peran lembaga-lembaga otoritas pasar modal.”

Selain itu, keuntungan serta produk-produk investasi pasar modal diinformasikan kepada masyarakat agar masyarakat berminat untuk berinvestasi di pasar modal dan biSa meningkatkan jumlah investor lokal di pasar modal Indonesia.

Selama ini jumlah investor dari dalam negeri masih sangat minim dan sebagian besar pasar modal Indonesia dikuasai oleh orang asing.

“Kondisi ini sagat memperihatinkan sehingg perlu ada upaya untuk mendorong masyarakat lokal berinvestasi pada pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa persentase jumlah kepemilikan saham investor khususnya investor lokal di pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data statistik BEI pada kuartal II/2013 (Agustus 2013) jumlah kepemilikan saham investor lokal berada pada posisi 44,22 persen atau sebesar Rp1.091 triliun dari total saham yang diperdagangkan.

Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2011 yang berada pada posisi 40,14 persen atau sebesar Rp839.319 triliun.

Sedangkan jumlah investor yang memiliki rekening efek mengalami kenaikan sebesar 25 persen dari 207.136 rekening saham di akhir 2011 menjadi 259.037 rekening saham di 30 Agustus 2013.

Dalam kesempatan itu hadir beberapa narasumber lainnya yakni Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum, Kepala Satuan Pemeriksa Internal PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Suryadi, dan Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan, SDM, dan Umum PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Rasmi Maryda Ramyakin. (SB-Enny/Ant)

Comments

comments

Comments are closed.