Indra dan Nita, Teruna – Teruni Bali 2014

313

Indra dan Nita, terpilih menjadi Teruna – Teruni Bali 2014. |foto-raka|

 

SULUH BALI, Denpasar – I Putu Agus Indra Nugraha, SH dan R.R. Nita Susianita Karunia Saraswati berhasil meraih predikat Teruna – Teruni Bali 2014. Predikat tersebut mereka sandang, setelah masing-masing membuktikan kemampuan dan kelebihannya dihadapan para dewan juri dan penonton pada saat malam final Pemilihan Teruna – Teruni Bali 2014, Rabu (24/12) di Hotel Harrads, Sanur. Disamping penilaian selama mereka mengikuti proses karantina.

Foto bersama Arya Wedakarna (tengah) dan para undangan. |foto-raka|
Foto bersama Arya Wedakarna (tengah) dan para undangan. |foto-raka|

“Saya bersyukur bisa berhasil menjadi Teruna Bali 2014. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab saya. Terutama untuk membawa nama Bali, dan ikut memajukan Bali terutama pada bidang pariwisata dan budaya,” ungkap Agus Indra, ditemui usai dinobatkan sebagai Teruna Bali 2014. Mahasiswa pasca sarjana di Fakultas Hukum UNUD ini, mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh dewan juri dengan lancar. Ia pun menceritakan kegiatan dan pengalaman di dunia kerja selama ini sambil menyelesaikan pendidikan pasca sarjananya. “Ya kegiatan saya sekarang kerja sambil kuliah di program pasca sarjana,” ungkap kelahiran 9 Agustus 1992, asal Tabanan ini tanpa mampu menutupi ekspresi rasa bahagia di wajahnya.

Teruni Bali Jago Menabuh Rindik

Lain lagi kemampuan yang dimiliki Nita, penyandang gelar Teruni Bali 2014. Ia yang kini duduk di bangku kelas 3 SMAN 1 Denpasar ini memiliki ketrampilan dan hobi di bidang seni, khususnya seni tari dan tabuh. Bahkan Agus Indra, Teruna Bali yang berdiri disampingnya nyeletuk kalau Nita ini jago menabuh gamelan rindik. Dibilang seperti itu, Nita hanya tersenyum sambil mengangguk. “Kebetulan saya suka belajar dan hobi terhadap seni,” ujar remaja kelahiran 7 Desember 1996 ini. Ia pun menceritakan pengalamannya menari hingga ke mancanegara. “Ya saya sempat membawakan tari Bali di Hongkong, disamping juga sering ikut-ikut lomba pada bidang tari,” ungkapnya merendah dan ramah.

Malam final penilaian Teruna – Terunia Bali 2014 dengan 5 orang juri diantaranya : Wastu, Jeni, Sutrisna, Komala dan Ariasa tersebut berlangsung meriah. Malah banyak diantara peserta lengkap membawa supporter masing-masing sambil meneriakkan yel-yel untuk memberi semangat dan dukungan. Acara juga diisi selingan hiburan seperti penampilan artis penyanyi serta acara hashion show yang menampilkan rancangan para desainer pendukung acara. Teruna-Teruni Bali 2014 nantinya akan mewakili Bali dalam pemilihan Duta Wisata tingkat nasional pada tahaun 2015 yang renacananya digelar di Gorontalo. (SB-raka)

Comments

comments