Kedua warga China yang telah ditangkap Imigrasi (foto Ijo).

SULUH BALI, Mangupura – Dua orang Warga Negara Asing (WNA) Chen Yu Tsai Chen alias Chen (44) dan Hsiao Tzu Hung alias Hung (30)‎‎ diamankan saat hendak kembali ke Negara Asalnya dengan menggunakan pesawat China Airlines.

Keduanya diamankan petugas TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) karena mereka berdua merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) yang diduga merupakan penyelundupan Narkoba sebanyak 70 kg jenis Shabu melalui Bandara Soekarno Hatta.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Ngurah Rai, Yoseph Renung Widodo mengungkapkan pihaknya menerima permohonan penangkalan dari kepolisan Bandara Soekarno Hatta yang berkaitan dengan penyelundupan Narkoba pada 25 Mei kemarin.

“Setelah kami menerima permintaan dan informasi tersebut kami langsung mencari data terkait kedua orang yang dimaksud. Ternyata, memang benar keduanya memasuki wilayah Indonesia melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Tetapi kami tidak mengetahui keberadaan mereka atau tempat mereka menginap. Karena perangkat pengawasan orang asing di Imigrasi tidak meliputi informasi seorang warga Negara asing akan tinggal dimana dan untuk berapa lama,” ujarnya, Sabtu (28/05/2016).

Keduanya diketahui memasuki Bandara I Gusti Ngurah Rai pada tanggal 23 Mei, sementara penyelundupan dilakukan sekitar tanggal 23-24 mei dan berhasil diamankan siang tadi sekitar pukul 14.30 wita saat hendak kembali kenegaranya dengan menggunakan pesawat China Airlines dengan menggunakan dua tiket yang berbeda.

“Ini modus baru, narkobanya dikirim dengan menggunakan jasa kurir sementara otak pengiriminnya, melalui jalan sendiri tanpa membawa barang bukti melalui Bandara yang berbeda. Sehingga antara pelaku dan barang bukti berjalan sendiri-sendiri. Melalui tempat pemeriksaan imigrasi yang berbeda,” ungkapnya.

Widodo menyebutkan saat diamankan keduannya sempat mengelak  dan bertanya-tanya mengapa keduanya ditangkap. Sementara saat keduanya diamankan tidak ada satupun barang bukti yang ditemukan dalam barang bawaan mereka.

“Kami hanya melakukan penangkapan sesuai dari daftar penangkalan yang kami terima. Saat diamankan kedua tidak mau mengakui keterlibatannya, biar nanti pihak kepolisian yang akan mengkonfrontir kedua, tugas kami hanya mengamankan sesuai informasi. saat keduanya diamankan sempat bertanya kenapa saya ditangkap dan saat dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan tidak ada satupun barang bukti yang ditemukan dalam barang bawaan mereka,” jelas Widodo.

Untuk sementara kedua WNA Taiwan tersebut akan dititipkan di ruang tahanan Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Ngurai Rai sambil menanti proses penyerahan keduanya kepada pihak Kepolisian Bandara Soekarno Hatta. (SB-Ijo)

Comments

comments