Ilmu Kepolisian Ibarat Pisau Bermata Dua

66

Mangku Pastika beri sambutan saat menghadiri acara syukuran HUT Bhayangkara ke-68. |foto-hum|

 

SULUHBALI.CO, Denpasar – Jajaran POLDA Bali diminta  mengamalkan ilmunya yang didapat dengan baik agar tugas-tugas yang dijalankan bisa berjalan lancar. Ilmu kepolisian ibarat pisau bermata dua jika salah menggunakan bisa melukai . Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya saat menghadiri acara syukuran HUT Bhayangkara ke-68 di Gedung Kemala Hikmah Polda Bali, Selasa (1/6).  “ Saya sebagai pendahulu berharap seluruh jajaran benar-benar meningkatkan kualitasnya masing-masing dan profesionalnya sehingga peran sebagai penegak hukum sebagai penjamin keamanan negeri bisa terwujud”, ujarnya.

Lebih lanjut Pastika menambahkan di usia ke-68 ini, organisasi Polri semakin tua dan perkasa karena tantangan kedepan tidak ringan. Terlebih saat ini Polri menjaga kemanan masyarakat di tengah globalisasi liberal saat ini. Ia menambahkan sebagai suatu organisasi yang mengemban tugas yang maha vital dan penting maka Polri telah mengabdikan dirinya dari masa ke masa membangun organisasinya sehingga sampai pada tahap saat ini. Selain itu sebagai pensiunan Polri, ia juga bangga dengan prestasi yang telah dicapai Polda Bali dalam penyelesaian kasus-kasus yang terjadi di Bali seperti kasus mutilasi yang baru-baru ini terjadi di Klungkung. “Saya bangga dengan gerak cekatan Polda Bali dalam menyelesaikan kasus yang terjadi di Bali, jika kasus tersebut belum terungkap itu juga akan menjadi tanggung jawab saya sebagai Gubernur Bali dan mantan Kapolda Bali” tandasnya.  Mantan Kapolda Bali yang bertugas selama 2 tahun 7 bulan di Polda Bali yang juga sudah berhasil menyelesaikan kasus bom bali ini juga berpesan agar jajaran Polda Bali tetap yakin dalam mengemban tugas karena tanah di Bali metaksu sehingga jika ada yang berniat jahat ataupun berbuat jahat di Bali akan cepat terungkap. “ Jadilah polisi yang merangkul bukan memukul, jadilah polisi yang mendidik bukan menghardik, jadilah polisi yang mengajak bukan menggertak, sekali melangkah pantang menyerah dan sekali tampil harus berhasil,” pesannya.

Kapolda Bali, Albertus Julius Benny Mokalu dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-68 ini mengambil tema Sinergi polisional proaktif guna mewujudkan kamdagri yang mantap dalam rangka suksesnya pengamanan 2014 dan berkelanjutan pembangunan nasional. Ia berharap melalui peringatan hari bhayangkara ini sebagai suatu sarana untuk intropeksi diri dan mempererat komunikasi. Melalui pertemuan ini ia juga tak lupa mengucap syukur kepada tuhan karena sampai saat ini telah dipercaya oleh masyarakat untuk menjaga keamanan Bali.

Sebelumnya peringatan hari Bhayangkara ke-68 ini juga diawali dengan apel pagi bersama yang dihadiri oleh anggota jajaran Kepolisian Polda Bali dan malamya dilanjutkam dengan syukuran sembari buka puasa bersama yang dihadiri oleh pejabat Polda Bali dan Purn. POLRI. (SB-hum)

Comments

comments