Hongkong Airlines Turbulensi |Petugas Keselamatan Sigap Di Bandara Ngurah Rai

137
Petugas keselamatan Bandara Ngurah Rai sedang mengevakuasi peumpang Hongkong Airlines (foto IJo).

SULUHBALI, Mangupura – Pesawat Hongkong Airlines Type-A-332 dengan nomer  Penerbangan HX-6704, Type-A-332, No. Reg. B-LNE dengan route Denpasar – Hongkong dan mengangkut 204 penumpang tersebut tiba-tiba saja mengalami turbulensi di daerah kawasan udara Kalimantan.

Sekitar pukul 03.20 Wita atau sekitar 1 jam setelah melakukan take off dari Bandara I Gusti Ngurah Rai tiba-tiba saja pesawat tersebut meminta berbalik arah karena mengalami turbulensi.

Akibat kejadian tersebut, 12 penumpang mengalami luka-luka sehingga pesawat tersebut harus memutar kembali menuju Bandara Internasional Ngurah Rai untuk mendapatkan pertolongan.

GM Angkasa Pura 1, Trikora Harjo mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari ATC (Air Traffic Control) bahwa pesawat Hongkong Airlines meminta kembali karena mengalami turbulensi.

“Sekitar pukul 04.00 wita kami mendapatkan informasi bahwa pesawat Hongkong Airlines dengan nomer penerbangan HX-6704 mengalami turbulensi di Kalimantan sehingga meminta untuk kembali ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” ungkapnya, Sabtu (07/05/2016).

Pukul 04.29 Wita pesawat landing di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan langsung memarkirkan  di Apron B-19. Seluruh penumpang yang mengalami cidera langsung Evakuasi  ke rumah sakit dengan melibatkan 3 ambulance Angkasa Pura I, 1 ambulance KKP, 1 ambulance Pemprov, 1 ambulance BPBD dan 1 ambulance dari BNPB. Sedangkan penumpang yg tidak cidera sementara ditempatkan di ruang tunggu keberangkatan.

“Mereka (pesawat Hongkong Airlines) bisa mendarat sekitar pukul 04.28 dan ada korban cidera sebanyak 17 orang dimana 12 orang diantaranya harus dilarikan kerumah sakit BIMC dan 5 orang lainya dirawat di Poliklinik Bandara Internasional Ngurah Rai,” terangnya.

Saat ini, sebanyak 95 penumpang dialihkan ke pesawat Garuda GA-856 tujuan Denpasar-Hongkong jadwal berangkat 09.45 wita parkir di B24 gate 7. Sedangkan sebagian penumpang diinapkan di Hotel Ramada Bintang Kuta. Sampai saat ini pesawat masih dalam maintenance dan pengecekan oleh teknisi. (SB-Ijo)

 

Comments

comments