Himpunan Perupa Parahyangan Unjuk Kebersamaan di Payangan

31
Suasana melukis kelompok Parahyangan (foto cas).

Suluh Bali, Gianyar – Dalam rangkaian Festival Seni dan Budaya Payangan 2017, Himpunan Perupa Parahyangan Kecamatan Payangan unjuk kekuatan dalam seni rupa. Mereka melukis secara on the spot dan dilakukan oleh puluhan pelukis secara bersamaan menambah kemeriahan pembukaan Festival Payangan 2017, Senin (7/8/2017).

Selain pelukis-pelukis dewasa ada anak-anak yang juga berpartisipasi. Ternyata anak-anak tersebut juga tergabung dalam Himpunan Perupa Parahyangan Kecamatan Payangan.

“Saya kumpulkan perupa-perupa yang ada di Payangan dari berbagai aliran dengan nama Himpunan Perupa Parahyangan. Kami ingin biar ada wadah untuk kita saling tukar pendapat. Mudah-mudahan ke depan Himpunan Perupa Parahyangan ini bisa lebih berkembang. Kami harapkan bukan hanya di festival tetapi untuk selanjutnya kami dapat membuat pameran bersama,” jelas Dollar Astawa disela-sela kegiatan.

Suasana melukis kelompok Parahyangan (foto cas).

Untuk tema lukisan, Dollar menjelaskan bahwa tidak ada tema khusus. “Temanya tentang Budaya Bali jadi banyak yang bisa dijadikan tema. Lalu anak-anak ini juga bagian dari himpunan.”

Festival Seni dan Budaya tersebut mengusung tema “Urip Bhuana” berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 7-12 Agustus 2017. Parade pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata yang disusul dengan penampilan atraksi seni oleh masyarakat Desa Payangan. (sb-cas)

Comments

comments