Hendar Berharap Koordinasi TPID Bali Kuat

43

Hendar | Deputi Gubernur Bank Indonesia

SULUHBALI.CO, Denpasar – Deputi Gubernur Bank Indonesia Hendar mengharapkan Kepala Perwakilan BI Wilayah III Bali dan Nusa Tenggara Benny Siswanto dapat memantapkan dan menguatkan koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah di Pulau Dewata.

“Kolaborasi antara BI dan pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan sangat berdampak bagi efektivitas upaya pengendalian inflasi di daerah,” katanya saat menyampaikan sambutan pada serah terima jabatan Kepala Perwakilan BI Wilayah III yang baru di Denpasar, Kamis.

Kepala Perwakilan BI Wilayah III kini dijabat oleh Benny Siswanto yang sebelumnya merupakan Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah V Jawa Tengah dan DIY.

Sementara Dwi Pranoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Wilayah III, kini memegang jabatan baru sebagai Kepala Perwakilan BI Wilayah IV Jawa Timur.

“Peran aktif BI dalam TPID Bali yang sebelumnya telah dilakukan dengan baik melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya harus terus ditingkatkatkan. Khususnya dalam mengatasi permasalahan struktural inflasi baik yang umum maupun dari sisi penawaran,” ujarnya.

Hendar menambahkan, begitu juga dengan inflasi yang disebabkan oleh komoditas pangan juga harus diperhatikan BI bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk permasalah di sisi distribusi dan tata niaga perlu dicarikan jalan keluarnya.

“Di sisi lain, BI harus memberikan kontribusi pemikiran-pemikiran pada pemerintah dalam pengembangan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah setinggi mungkin, termasuk di kalangan UMKM supaya tidak kalah saing dengan usaha sejenis dari negara tetangga menjelang diberlakukan Komunitas Ekonomi ASEAN 2015,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa sektor UMKM memang memiliki kontribusi besar bagi ketahanan perekonomian secara nasional terutama dalam penyerapan tenaga kerja. Hal yang tidak boleh dilupakan pula bahwa perekonomian daerah sebenarnya merupakan ujung tombak persaingan dengan negara ASEAN lainnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BI Wilayah III Benny Siswanto berjanji akan mengoptimalkan kegiatan pengendalian inflasi daerah dengan berbagai upaya bekerja sama dengan TPID Bali.

“Bank Indonesia selama ini sudah mempunyai survei ekspektasi konsumen dan survei pemantauan harga. Kami akan memanfaatkan survei-survei itu untuk mendorong dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah dan TPID,” katanya.

Survei tersebut, tambah dia, telah dilakukan pada responden yang memang valid dijadikan indikator.

Jika dilihat perkembangan inflasi di Bali yang dihitung berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Denpasar, pada awal triwulan IV 2013 mengalami penurunan. Bahkan pada Oktober 2013, Kota Denpasar tercatat mengalami deflasi sebesar -0,25 persen.

Sementara itu, inflasi tahunan tercatat sebesar 7,20 persen (yoy) atau lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional yang sebesar 8,32 persen (yoy). Akumulasi laju inflasi Kota Denpasar periode Januari-Oktober 2013 tercatat sebesar 6,43 persen (ytd) atau lebih rendah dibandingkan angka nasional (7,66 persen ytd). (SB-ant)

 

 

Info Kami :

www.suluhbali.co solusi marketing dan komunikasi di dunia maya di media sosial seperti facebook, twitter dan google

Bergabung bersama kami di www.facebook.com/suluhbaliCO untuk selalu mendapatkan berita berita yang menginspirasi dan mencerdaskan.

Follow twitter @suluhbalidotco

Hubungi kami di suluhbaliku@gmail.com untuk solusi marketing, iklan, grafis, video dan profil partai serta profil calon legislatif.

 

Comments

comments