SULUH BALI, Gianyar – Peringatan Hari Pangan sedunia harus dimaknai sebagai salah satu tonggak awal untuk terus mengupayakan terciptanya ketahanan pangan seluruh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Prov. Bali Cokorda Ngurah Pemayun. Ia juga mengatakan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK KBKes pada hari ini juga diharapkan turut mengingatkan jajaran PKK senantiasa berupaya meningkatkan partisipasi dan kontribusinya dalam pengentasan kemiskinan dan mengatasi kondisi rawan pangan yang masih terjadi diBali.

“Kita memang sudah melakukan berbagai program untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya dalam acara Peringatan Hari Pangan Sedunia diwantilan Pura Samuan Tiga, Gianyar. Rabu (29/10/2014).

Sesuai dengan tema “ Melalui Hari Pangan Sedunia XXXIV Kita Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Pangan Lokal Potensial”, potensi pangan lokal daerah Bali yang sangat tinggi harus mampu dikembangkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan secara mandiri disamping pemenuhan faktor ekonomi, juga sebagai pemenuhan faktor kesehatan dan gizi masyrakat.

“Meskipun secara umum kita diBali tidak pernah mengalami gejolak kerawanan pangan yang serius, tetapi kondisi ini tidak boleh kita abaikan karena ketersediaan dan ketahanan pangan merupakan faktor fundamental yang menentukan terbentuknya sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas dimasa depan,” jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada SKPD terkait dan semua pemangku kepentingan terkait untuk turut memikirkan dan mengulurkan tangan demi mengatasi masalah rawan pangan masyarakat Bali.

“Saya juga berharap kepada Bupati/Walikota seBali agar terus memantapkan komitmennya mensejahterakan khususnya melalui berbagai program ketahanan pangan yang berintegrasi dengan program-program pemerintah Provinsi Bali,” harapnya.

Mengenai program ketahanan pangan ini, Sekda Prov. Bali Cok Ngurah Pemayun mengatakan Pemprov Bali sangat mendukung untuk masalah ini, dan sekaligus ingin mendorong supaya lebih semangat lagi.

“Bali ini kita canangkan nantinya agar dapat ketahanan pangan, mugah-mudahan nanti dengan berbagai inovasi dari petani kita, dan yang terpenting yang perlu kita kendalikan adalah alih fungsi lahan tersebut, kalau bisa harus distop. Paling tidak apa yang kita harapkan selama ini sesuai dengan program Bali Mandara akan terwujud,” paparnya.

Acara ini juga dirangkai dengan pameran produk olahan local, posyandu, pasar murah, dan penyerahan bantuan sosial. Dilengkapi pula dengan penyuapan makanan bergizi kepada balita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Bali Ny. Ayu Pastika. (SB-Lik)

Comments

comments