Guru TK Pasok Sabu 4,7 Kg

102

Tersangka Penyelundup Sabu (foto-lika)

SULUHBALI.CO, Mangupura – Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Ngurah Rai berhasil melakukan upaya penggagalan terkait dengan penyelundupan Narkoba dengan berat total mencapai  4,7 Kg yang diperkirakan seharga 9,5 milyar rupiah yang disita dari dua tersangka.

Keberhasilan upaya penyelundupan Narkotika  jenis Methaphetamine/sabu-sabu tersebut berawal dari sistem informasi yang dimiliki oleh Bea dan Cukai, serta kemampuan petugas dalam menganalisa dan mengidentifikasi pergerakan setiap penumpang yang sejak dari kedatangan pesawat di koridor kedatangan, hingga pemeriksaan customs area.

Pelaku yang ditangkap teridentifikasi berinisial “ISU” mendarat di Bali sabtu (7/12), dengan menggunakan pesawat Singapore Airlines SQ 942 dengan rute penerbangan New Delhi – Singapore – Denpasar sekitar pukul 12.15 Wita.

Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap koper bawaan milik tersangka, kedapatan Kristal putih yang disembunyikan di rongga bagian dalam koper tersebut yang diduga sebagai barang haram yang akan diselundupkan.

Menurut Made Wijaya selaku Kepala Kantor Bea dan Cukai menjelaskan bahwa “pihaknya telah menjadikan salah seorang dari tersangka tersebut sebagai Target Operasi, maka dari itu posisi Customs area di Bandara Ngurah Rai disiagakan,” ujarnya.

“Pada saat tersebut ketika tersangka masuk, alat ditektor kita sudah menyala dan kita langsung keluarkan barang-barang tersangka,” tambahnya.

Wijaya mengaku dari koper tersangka “ISU” petugas menemukan sabu-sabu seberat 3.212 gr.  Pada saat tersebut Wijaya juga menjelaskan bahwa tersangka “ISU” merupakan kurir murni yang direkrut dan dikendalikan tersangka yang berhasil ditangkap dengan inisial “NANA” yang merupakan otak dari penyelundupan ini.

“NANA” yang dari berprofesi sebagai Guru Taman Kanak- Kanak (TK) ini berhasil ditangkap petugas pada minggu (8/12) pukul 16.30 Wita, mendarat dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 843 dengan rute penerbangan New Delhi- Singapore- Denpasar.

Petugas berhasil menyita sabu-sabu dari koper milik tersangka seberat 1.547 gr, yang dibungkus  dengan lakban berwarna coklat.

Wijaya menyampaikan, kedua pelaku pernah menjadi TKI dan memasok jenis Narkoba golongan 1 tersebut dari India.

video-gustiar

Atas perbuatan tersebut tersangka diduga melanggar pasal 113 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam dengan hukuman maksimal pidana mati, atau minimal pidana penjara 5 hingga 20 tahun dan pidana denda sebesar 1 milyar hingga 10 milyar rupiah. (SB-Adit/lika)

Comments

comments