Gubernur Pastika, Walikota dan Bupati Se-bali Kompak Satukan Persepsi tentang Bali

7942
Gubernur, Walikota dan Bupati se-Bali berfoto bersama di kantor Gubernur Bali (foto rka)

SULUHBALI, Denpasar –  Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengadakan rapat tertutup selama hampir 2 jam lebih dengan Walikota dan Bupati se-Bali di kantor Gubernur, Renon, Kamis sore (17/3/2016).

Mereka yang hadir adalah Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Bupati Buleleng Agus Suradnyana, Bupati Tabanan Eka Wiryastuti, Bupati Badung Giri Prasta dan Wakilnya Ketut Suiasa, Bupati Gianyar AA Baratha dan Wakilnya Mahayastra, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dan Wakilnya Made Kasta, Bupati Bangli  Made Gianyar dan Wakilnya Sedana Arta, Bupati Karangasem Mas Sumantri dan Wakilnya Arta Dipa, Bupati Jembrana Artha dan Wakil Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

Satu per satu Bupati dan Walikota turun dari mobil di halaman kantor Gubernur Bali dan langsung menuju lantai satu kantor Gubernur Bali. Setelah istirahat sebentar, mereka kemudian berbarengan menuju lantai atas ke ruang penerimaan tamu yang berlokasi tepat di sebelah ruang kerja Made Mangku Pastika.

“Pertemuan ini hanya silaturahmi saja kok tadi. Kita ngomong-ngomong saja secara umum tentang Bali. Kita ingin mempersatukan persepsi tentang Bali. Ya beberapa hal yang berkaitan dengan keamanan, ketertibanan, kesejahteraan dan sebagainya. Ini baru ketemu saja pertama, nanti kita akan rapat lagi,” ungkap Mangku Pastika usai pertemuan ketika ditanya wartawan mengenai isi pertemuan dengan seluruh Bupati/Walikota. “Tadi banyak ngobrol-ngobrol sambil ngopi,” ia menambahkan.

Ketika ditanyakan apakah dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang JKBM, seperti ramai diberitakan media belakangan ini? Mangku Pastika menjelaskan, tidak secara khusus membahas masalah tersebut. “Membahas masalah umum saja. Kesehatan tidak secara khusus. Sudah saya kasi tahu, Sudah saya jawab. Bahwa karena ini masih sangat diperlukan oleh masyarakat. Tidak dalam konteks ini juga kita bahas tadi. Bahwa kita akan terus sementara ini, JKBM itu terus akan ada. Ya kalau memang masih diperlukan, sampai 2019 secara maksimum,” Pastika menjelaskan.

“Sekarang sih sudah ada kesepakatan, bahwa kalau ada rapat dipimpin Gubernur khususnya, semua pemimpin daerah hadir,” Mangku Pastika menambahkan.

Selesai mengadakan rapat tertutup, Made Mangku Pastika bersama seluruh Bupati/Walikota yang sore itu lengkap hadir, menyempatkan untuk melakukan foto bersama. (SB-Rk).

 

 

Comments

comments