Gubernur Pastika Hadiri Prosesi Nedunang Ida Bhatara di Besakih

579
Gubernur Pastika turut dalam prosesi Nedunan Ida Bethara di Pura Besakih (foto humas.Bali)

SULUH BALI, Amlapura –– Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi  Ny. Ayu Pastika beserta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dil ingkungan Provinsi Bali menghadiri dan melaksanakan prosesi ritual nedunang Ida Bhatara  sekaligus melakukan persembahyangan serangkaian Karya Bhatara Turun Kabeh di Pura Luhur Besakih, Karangsem, Minggu, (12/3).

Gubernur beserta rombongan berbaur bersama para pemedek yang berasal dari seluruh pelosok Bali yang sudah memadati Pura Besakih, untuk mengikuti prosesi tersebut. Seusai mengikuti persembahyangan Gubernur Pastika  menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari yang sangat istimewa  bagi seluruh masyarakat Hindu, sebagai awal prosesi karya bhatara turun kabeh yang akan dilaksanakan tepat pada purnama kedasa yang jatu di hari Rabu mendatang (23/3).

Dalam upacara yang rutin digelar tiap tahun tersebut Pastika berharap agar dapat dijadikan momentum bagi seluruh umat untuk meningkatkan spritualitas diri masing masing. “Saya sangat terharu melihat ketaatan masyarakat Bali di dalam melaksanakan rangkaian upacara. Saya berharap  ke depannya tradisi ini tetap dapat dipertahankan, dilaksanakan dengan khusyuk, dan tentunya dengan tetap memaknainya dalam meningkatkan kualitas diri melalui peningkatan sradha dan bhakti serta kualitas spiritual diri kita masing-masing,’’ ujar orang nomor satu di Bali tersebut.

Sementara itu menurut Bendesa Desa Adat Besakih, Wayan Gunatra, menyampaikan bahwa  upacara yang merupakan awal dimulainya Karya Bhatara Turun Kabeh, yang disimboliskan dengan tedunnya ida batara sesuhunan dari 18 Pura yang berada di areal Pura Besakih, untuk selanjutnya di-stanakan di Penataran Agung Pura Besakih yang dipercaya sebagai lokasi untuk pelaksanaan Paruman oleh para Sesuhunan dari ke-18 Pura tersebut.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Wayahan Bun dari Griya Wayahan, Buruan, Blahbatuh, Gianyar.  Upacara  Karya  Bhatara Turun Kabeh sendiri akan berlangsung selama 21 hari yang puncaknya jatuh pada sasih Purnamaning Kadasa tanggal 23 Maret 2016, serta diakhiri dengan upacara Penyineban pada tanggal 13 April 2016.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, diantaranya Ketua DPRD Provinsi Bali Adi Wiryatama, Bupati Karangasem beserta jajarannya, perwakilan Bupati/Walikota se-Bali beserta jajarannya, Ketua PHDI Provinsi Bali, serta Raja Klungkung. (SB-ant)

 

Comments

comments