Gubernur Ingatkan Deteksi Dini

36

Mangku Pastika saat menghadiri rapat koordinasi bersama FORKOPIMDA

SULUHBALI.CO, Denpasar – Guna memantapkan koordinasi terkait pengamanan menjelang pelaksanaan KTT APEC, Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali mengadakan rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bali (FORKOPIMDA) di Ruang Rapat Pusdalops, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali, Selasa (17/9).

Upaya menjaga stabilitas keamanan dan mewaspadai konflik-konflik sosial yang mungkin terjadi menjadi salah satu pembahasan dalam Rakor yang dipimpin langsung oleh Gubernur Mangku Pastika tersebut. “Dalam hal ini, intelejen dan aparat yang ada di tengah masyarakat punya peran yang sangat penting,” ujarnya. Mereka diharapkan memiliki kepekaan sosial sehingga bisa mewaspadai potensi konflik yang ada dan segera mengkoordinasikan langkah antisipasi.

Dalam kesempatan itu, dia juga kembali mengingatkan pentingnya “early detection and early warning’ dalam penanggulangan masalah keamanan. Jika sudah terdeteksi lebih awal, potensi masalah akan bisa diredam sehingga tidak perlu upaya ekstra dalam penanggulangannya. Aparat keamanan juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di tempat-tempat umum dan objek vital lainnya. Hal ini sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa menganggu keamanan Bali selama pelaksanaan berbagai event bertaraf internasional itu berlangsung.

Menanggapi harapan Gubernur Mangku Pastika, Ketua Badan Intelijen Nasional (BIN)  Daerah Bali Kolonel Inf Budiarjo menyatakan kesiapannya untuk mengintensifkan pengamanan. Menurutnya, peningkatan pengamanan telah dilaksanakan sejak mulainya ajang miss world. Peningkatan pengamanan antara lain dilaksanakan di pintu-pintu masuk Pulau Bali seperti pelabuhan, bandara serta mewaspadai jalur-jalur tikus. (SB-hum)

Comments

comments

Comments are closed.