SULUHBALI.CO, Denpasar — Gubernur Bali Made Mangku  Pastika mendorong peningkatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali dalam menciptakan semangat menyama braya dalam masyarakat yang begitu heterogen.

Harapan tu disampaikannya saat membuka Dialog FKUB di Ruang Pertemuan Griya Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Senin (15/7).

Menurutnya, dialog yang diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat dan instansi terkait ini sangat positif bagi upaya penguatan semangat toleransi dan memperkokoh jati diri bangsa.

Dialog, tambahnya, merupakan cerminan dari semangat toleransi dalam masyarakat Bali yang begitu heterogen. “Disinilah kesempatan untuk saling mendengar, karena seringkali kita lebih suka membicara daripada mendengarkan yang lain bicara,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, konflik sering muncul akibat kebuntuan komunikasi dan kekurangmampuan merumuskan langkah penyelesaian.

Khusus untuk kondisi di Pulau Dewata, Gubernur mengaku bangga karena toleransi antar umat beragama telah terbangun dengan cukup baik. “Hal ini tentunya sangat positif bagi pembangunan daerah Bali,” imbuhnya.

Kondusifitas yang tetap terjaga ini tak lepas dari peran para tokoh agama dan tokoh masyarakat. “Saya mengapresiasi peran para tokoh yang telah berkontribusi penting bagi masyarakat,” ujarnya.

Ke depannya, Gubernur berharap kegiatan dialog lebih diintensifkan guna mencegah munculnya persoalan dalam kehidupan beragama di Pulau Dewata.

Comments

comments

Comments are closed.