Gubernur Bali ajak Pelajar Asah Kemampuan Komunikasi

55
Gubernur Mangku Pastika diantara guru dan para siswa di Denpasar (foto humas.Bali).

SULUH BALI, Denpasar — Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak kalangan pelajar untuk mengasah kemampuan komunikasi dan lebih berani bicara di depan umum.

“Kemampuan komunikasi merupakan salah satu kunci keberhasilan, seperti yang diraih dua putra daerah yang sukses karena memiliki kelebihan dalam berkomunikasi yakni seninman Nyoman Gunarsa dan Nyoman Rudana,” kata Gubernur Pastika dalam orasinya pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Denpasar, Minggu (30/4/2017).

Ia mengatakan, dua putra daerah ini sukses dan terkenal berkat kemampuan komunikasi dan bisa menjelaskan kepada tamu mancanegara tentang makna lukisan yang dijual.

Dalam masalah komunikasi yang utama adalah bahasa Inggris. Oleh sebab itu ia mengharapkan para guru khususnya di sekolah kejuruan pariwisata dapat meningkatkan kemampuan mengajar.

“Karena untuk mengasah kemampuan para siswa sangat dibutuhkan guru terbaik dibidangnya. Saya merencanakan untuk melakukan tes bagi Guru Bahasa Inggris yang mengajar di SMA/SMK se-Bali,” ujar Gubernur Pastika.

Ia mengungkapkan rasa bangga terhadap penampilan pelajar SMKN 4 Denpasar di PB3AS. Dia berharap, keberadaan podium ini bermanfaat bagi upaya meningkatkan kemampuan komunikasi di kalangan pelajar.

“Ayo anak-anakku, agar dapat dilihat kita harus berdiri saat yang lain duduk. Tunjukkan kemampuan bicara yang baik dan benar. Karena masa depan dearah ini ada di tangan kalian,” ujar Gubernur Pastika menyemangati.

Ketua OSIS SMKN4 Denpasar Tari Padmawati dalam orasinya mengajak kalangan generasi muda untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanah air melalui aksi nyata.

Selain itu juga minta rekan-rekannya berada di barisan terdepan dalam gerakan memerangi informasi atau berita hoax yang belakangan banyak tersebar di internet dan media sosial.

“Mari kita jadi agen dalam memerangi berita hoax yang dapat memicu perpecahan,” ujarnya.

Selain penyampaian orasi, SMKN 4 Denpasar juga menghibur dengan penampilan musikalisasi puisi, modern dance dan pertunjukan *juggling* botol dan gelas ala bartender.

Sementara, PB3AS kali ini juga diisi orasi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Kesehatan dan RS Mata Bali Mandara. Direktur RSMata Bali Mandara dr. Ni Made Yuniti.

Menurut Yuniti, peresmian gedung ini akan dibarengi dengan pengembangan dan peningkatan layanan. Pemerintah pusat, memberi perhatian khusus terhadap keberadaan rumah sakit mata yang digadang-gadang menjadi rujukan mata terbaik wilayah Indonesia timur.

Yuniti menambahkan, tahun ini pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 23 miliar untuk pengadaan peralatan operasi LASIK (laser-assistedin-situ keratomileusis).

LASIK merupakan prosedur pembedahan yang menggunakan laser untuk koreksi penglihatan. Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan dengan membentuk kembali kornea.

Dengan operasi ini, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar fokus padaretina. LASIK diyakini dapat menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan. (SB-ant)

Comments

comments