Gor Nusa Penida Diminta Segera Diaudit

42

SULUHBALI.CO, Klungkung – Gor Sampalan yang dibangun sejak 2009 sampai saat ini belum adanya tanda-tanda penyelesaian. Kini menjadi pekerjaan rumah setelah pimpinan berganti, Minggu (2/2/2014).

Tidak jelasnya keberadaan Gor ini mendapat akasi keras dari oknum warga. Hal ini terlihat ada tiga tulisan yang terpampang di depan, samping serta belakang bangunan ini. Aksi ini memang tersusun rapi namun tidak jelas siapa yang melakukannya.

Hal ini dibenarkan oleh Kompol Nyoman Warsika kertas yang ditempal di Depan, Samping maupun belakang dengan anggota kami melakukan peninjauan serta penyelidikan sampai sejauh ini belum ditemukan siapa yang melakukan hal ini. Tulisan ini sudah dua minggu lamanya. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Klungkung, “ ujarnya.

Sementara tokoh masyarakat Ngakan Made Samudra pembangunan Gor ini dananya dari pemerintah pusat sebesar 1 miliar. Pembangunan lebih lanjutnya keberadaannnya belum jelas baik dari sumber danannya maupun fungsinya secara optimal.  Pembangunan mangkrak, dananya mangkrat kesan terbelangkai nampak terlihat jelas justru dimanfaat tempat aksi kuda-kudaan, “ ujarnya Samudra Anggota DPRD Bali.

Dia menambahkan menyelamatkan Gor ini agar dapat berfungsi secara maksimal agar tidak terkesan terbengkalai, sarana lapangan sebagai gor supaya bangunan ini tidak terkesan mangkrak ini harus dilanjutkan oleh pemerintah kabupaten Klungkung.

Keberadaan Gor ini sangat sentra di pusat pemerintahan kecamatan Nusa Penida, keberadaannya menjadi sorotan. Jangan dibiarkan terkesan mangkrak dan tidak berfungsi, “ tegasnya.

Aparat hukum agar segera melakukan baik BPK, BPKP serta  Kejaksaan dari dana yang dinves itu harus ada penanggungjawaban proyek ini. Dari dana yang sudah dikucurkan harus sesuia dengan fisiknya kalau tidak sesuai perlu dipertanyakan, “ berangnya Samudra. (SB-bon/sjd)

Comments

comments