Good France Bali 2017, Festival Internasional Cita Rasa Prancis

88
Para Chef yang akan memeriahkan festival internasional cita rasa Prancis Good France. (sb-cas)

SULUH BALI, Denpasar – Institut Prancis di Indonesia (IFI), Alliance française Bali, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia Prancis (IFCCI) kembali menggelar rangkaian acara festival internasional cita rasa Prancis Good France secara serentak pada 21 Maret 2017 di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.

Sementara di Bali, menu khusus citarasa Prancis akan disuguhkan di 6 restoran : Capris Beachfront Bar & Restaurant – The Royal Beach Seminyak Bali, CasCades Restaurant – Viceroy Bali, Cut Catch Cucina – Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort, Mozaic Restaurant, dan (6) Teatro Gastroteque.

Acara ini sudah berlangsung yang ketiga kalinya di Bali. Tahun lalu Good France di Bali menyertakan 5 restoran, maka tahun ini ada 6 restoran yang akan berpartisipasi dalam acara ini dengan menyajikan menu khusus kuliner Prancis dan perpaduan dengan teknik dan bahan lokal pada 21 Maret secara serentak. Konferensi Pers Good France Bali 2017 dilaksanakan di Spice by Chris Salans Restaurant, Jumat (11/3) yang terletak di lantai 1 Hotel Maison Aurelia Sanur.

Konferensi Pers kali ini dihadiri oleh 5 dari 6 Chef dari restoran yang berpartisipasi : Chef Gede Sujana dari Capris Beachfront Bar & Restaurant The Royal Beach Seminyak Bali,  Chef Nic Vanderbeeken  CasCades Restaurant Viceroy Bali Resort, Chef Christophe Depuichaffray dari Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort, Chef Chris Salans dari Mozaic Restaurant, Chef Maxie Millian dari Teatro Gastroteque. Chef Gilbert Daine dari Cut Catch Cucina SOFITEL Nusa Dua Bali kebetulan tidak bisa hadir pada konferensi pers.

Para chef memperkenalkan sajian yang akan mereka hidangkan untuk memeriahkan Good France pada tanggal 21 Maret mendatang. Sebagian besar Chef menyajikan makanan yang dikombinasikan dengan cita rasa lokal. Menurut Chef Chris Salans dari Mozaic Restaurant, Indonesia adalah negara yang memiliki variasi bahan makanan yang tak terhingga kayanya. Sehingga ia mencoba menemukan resep-resep baru yang ia padukan dengan bahan-bahan khas lokal seperti bongkot, kecombrang, kesuna cekuh, dan lain-lain.

Chef Nic Vanderbeeken dari CasCades Restaurant menceritakan bahwa di restorannya 75% bahan masakan adalah bahan lokal, dan 25% diimpor. Namun dalam perayaan Good France ini, Chef Nic ia harus memunculkan makanan Prancis seoriginal mungkin, sebab ini adalah pesta kuliner Prancis, sehingga ia tidak terlalu berupaya untuk memadukan cita rasa lokal.

Chef Gede Sujana, sebagai satu-satunya chef berdarah Bali mengungkapkan bahwa di restorannya, ia selalu berupaya menggunakan bahan lokal, namun yang diadaptasi dari Prancis adalah teknik memasaknya. Christophe Depuichaffray Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort juga mengatakan bahwa ia selalu berusaha menggunakan bahan yang ada di Indonesia, walaupun beberapa di antaranya harus dia impor dari luar negeri, seperti dari China, Eropa, dan Australia.

Pada sesi tanya jawab seorang wartawan sempat menanyakan tentang menu Foie Gras, makanan khas Prancis yang sedang menuai kontroversi. Hal ini direspon oleh Chef Chris Salans, Chef Christophe Depuichaffray, dan Chef Maxie Millian yang mengatakan bahwa tidak ada pelarangan untuk menu Foir Gras yang adalah sajian lemak angsa favorti di Prancis. Yang dikecam adalah cara beternak angsa yang dianggap kejam. Akan tetapi selama proses pemeliharaan angsa dan juga pengambilan hatinya masih melalui tahap yang sesuai dengan aturan, tidak ada pelarangan.

Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Republik Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan, “Pada 21 Maret, chef berbakat di berbagai negara akan menyajikan hidangan yang mencerminkan keunikan dan keberagaman cita rasa Prancis. Good France menjadi momentum kita untuk bersama-sama mengapresiasi cita rasa khas Prancis yang menjadi warisan budaya sekaligus identitas serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yaitu semangat berbagi, kebersamaan, kebahagiaan untuk berkumpul dan menyantap hidangan yang sehat.” (SB-cas)

Comments

comments