Gede Bagus Tutup “Mini Tour” Bersama Anak-Anak Yayasan

151

Gede Bagus saat bernyanyi bersama anak-anak yayasan. |foto-arix|

 

SULUH BALI, Denpasar – Beryadnya tidak harus  dengan materi tetapi dengan mengibur melantunkan lagu- lagunya pun menjadi kebahagiaan tak ternilai. Begitu juga yang dilakukan oleh Gede Bagus jebolan Xfactor Indonesia dalam mini tur promosi single terbarunya Tak Semestinya. Bekerja sama Yayasan Lentera Anak Bali (LAB) dia telah melakukan mini tur bertajuk Goes To School Gede Bagus yang menyasar tempat-tempat terpencil. Sabtu (21/2) di Pasar Badung lantai 4, ia menutup tur tersebut serangkaian HUT Kota Denpasar ke-227 bersama anak didik LAB.  Acara dihadiri oleh Ny Selly Dharmawijaya Mantra dan jajarannya, ketua LAB Bali Anak Ayu Sri Wahyuni, Luh Putu Anggreni, INTI Bali, Bank Indonesia, BRI dan sejumlah undangan lainnya.

Acara diawali pemutaran video LAB dan penampilan dari anak-anak Sanggar LAB. Seperti tari Pendet, dance dan juga menyanyi. Kemudian, baru dimeriahkan oleh Gede Bagus. memutar video singkat perjalanan tur yang di Green School, Desa Les Singaraja, SMPN 1 Atap Tianyar Karangasem, LP Anak di Karangasem, SMPN 4 dan SMK Songan, Bangli. Daerah yang disasar itu kebanyakan tempatnya terpencil.  Sehingga membuat terharu para undangan yang ikut menyaksikan pemutaran video tersebut. Gede Bagus membawakan tiga lagu. Yakni Laskar Pelangi milik Nidji, Ku Ada di Sana single Gede Bagus, dan ditutup oleh lagu Satu  dari Slank. Dalam penampilan yang singkat itu Gede Bagus juga membagikan Compact Disc (CD), poster dan stiker kepada para undangan dan juga anak-anak didik LAB.  Suasana pun semakin cerita dan terakhir semua anak-anak diajak bernyanyi bersama.

Gede Bagus mengatakan, acara ini juga rangkaian mini turnya yang menyasar sejumlah tempat di Bali.  Dia sengaja menyasar tempat- tempat terpencil untuk memberikan hiburan. Bagi, ini menjadi tanggung jawab generasi muda untuk memberikan sebuah edukasi kepada anak-anak tersebut. “Kalau di sini (Pasar Badung) garis besarnya acara ini adalah puncak turnya. Karena sebelumnya kita menyuarakan LAB selain single promo terbarunya saya ini, jadi jatuhnya sudah menutup tur ini main di rumah mereka, ” jelasnya usai acara.

Tur sudah berjalan dari awal Februari sudah berjalan dengan baik. Dia menggandeng anak-anak karena ia promosi ini menargetkan untuk anak muda. Nah, LAB ini yang menjadi “pahlawan” untuk peduli terhadap anak-anak yang termajinal, pinggiran, tukang suun, dan lain sebagainya membuat Gede Bagus juga ingin membantu menyuarakan hal tersebut lewat promo single ini. “Saya ingin menyuarakan kepada generasi muda bahwa ada yayasan yang peduli dengan generasi muda. Paling tidak dikemudian hari mereka mendengar LAB tidak asing lagi dan bahkan bisa membuka mata generasi muda untuk meneruskan perjuangan ini, ” tandasnya.

Berbagai pengalaman unik yang dia rasakan. Sebab,  di setiap lokasi ada kesan yang beda-beda tapi luar biasa. Karena ia memang ambil lokasinya bukan di kota tapi datangi di sekolah desa yang terpencil. “Seru saja, yang mereka sama sekali tidak pernah didatangi oleh musisi, tidak pernah ada hiburan tiba-tiba kita gembleng dengan lagu dan ini luar biasa. Antusias nya bagus, ” terangnya.

ibuwali
Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra saat memberikan sambutan. |foto-arix|

Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra yang turut hadir dalam penutupan mini tur di Pasar Badung Lantai 4 itu mengakui,  setelah melihat langsung penampilan dari anak-anak cukup bangga, terharu. Karena mereka ini generasi penerus dan memang harus dikembangkan kreativitasnya. Sebab, mereka masih mempunyai harapan dan juga semangat hidup. “Tadi juga dikemas  sangat menarik dengan penampilan dari Gede Bagus. Jadi tujuan dan misi Gede Bagus sangat mulia, bagus sekali. Mengajak kita untuk menyemangati anak-anak ini, dan dalam mengarungi hidup ke depan yang paling penting itu semangat. Kita harus tetap mensupport dan menyemangati anak-anak ini untuk mempunyai cita-cita setinggi langit, ” jelasnya.

Begitu juga ketua LAB Bali Anak Ayu Sri Wahyuni mengungkapkan, acara promosi dan launching single Gede Bagus di tempat-tempat  yang seperti ini atau tempat-tempat anak-anak yang membutuhkan sangat memberi motivasi buat mereka. Bahwa anak-anak ini pun bisa menjadi seperti Gede Bagus walau pun dia bukan siapa-siapa dan ke depannya mesti tetap menyuarakan suara anak yang terpinggirkan untuk mengetuk semua pihak untuk berbuat. “Seperti yang Gede Bagus lakukan, bahwa pendidikan yang paling utama untuk membuka mata hatinya dengan berusaha, belajar keras mereka akan bisa sukses bisa menjadi Bupati, Gubernur dan Presiden sekalipun, penyanyi, tidak hanya sekadar menunggu  belas kasihan orang lain. Tapi berbuat dan berbuat pasti bisa, ” pungkasnya. (SB-dwi)

Comments

comments