Festival Cabe, Kenalkan Sambal Kegemaran Para Raja Di Bali

339

SULUH BALI, Gianyar – Dalam melestarikan kuliner sambal khas Bali, beberapa penikmat kuliner memprakarsai sebuah ide untuk membuat festival Cabe, dimana Festival ini bertujuan selain untuk memperkenalkan aneka ragam sambal khas Bali juga memperkenalkan sambal kegemaran para raja di Seluruh Pulau Bali.

Dalam festival Cabe yang di selenggarakan di Taman Safari And Marine Park Gianyar, Jumat (19/12/2014) beberapa Puri tersohor diBali menyajikan beberapa sambal yang menjadi ciri khas dari puri dan daerahnya masing-masing.

Seperti Puri Karangasem yang memiliki kurang lebih 60 jenis sambal, menyajikan 13 sambal yang paling diminati dikerajaan tersebut, diantaranya sambal lendok, sambal tak, sambal terasi cabe hijau pakai santan, sambal hijau, sambal matah terong campur kacang, sambal matah bawang, sambal tabia embe, sambal bongkot, sambal bawang jahe jeroan ayam, sambal tomat, sambal sere tabia, sambal jagung dan sambel kelapa.

“Dari ke 13 sambal itu yang paling disenangi raja yaitu Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem adalah Lendok dan sambal tak yang terbuat dari kelapa rajang,” kata menantu puri Karangasem Ratu Istri Mas Dirga Sutengsu yang biasa dipanggil Gung Mas.

Gung Mas juga mengatakan sambal khas Puri Karangasem tersebut adalah sambal turun temurun yang masih asli dan masih sering disajikan setiap harinya di puri tersebut. “Ini sambal adalah turun temurun yang setiap hari masih disajikan karena raja adalah orang yang sangat gemar makan dan penggemar sambal pastinya,” katanya.

Disamping itu ada juga Puri Gianyar yang saat itu membawa 3 jenis sambal andalan yakni sambal matah tandusan, sambal terasi udang dan sambal pete. Yang menjadikan sambal matah Puri Gianyar berbeda dari yang lain adalah sambal matah tersebut menggunakan minyak tandusan, yaitu minyak dari ekstrak kelapa yang proses pembuatannya memakan waktu yang cukup lama.

“Sehari-hari juga sambal ini kami sajikan di Puri dan khusus bila ada hari special seperti Galungan dan Kuningan atau hari raya lainnya, sambal khas Bali yang keluar adalah sambal matah tandusan ini. Sebenarnya masih banyak ada jenis sambal di Puri kami tapi di festival ini kami sajikan 3 macam,” ungkap Agung Keluarga dari Puri Gianyar.

Dalam festival ini juga bergabung Puri Kerambitan yang menyajikan 4 jenis sambal yaitu sambal mekeber, sambal jahe, sambal teri, sambal sere. Kemudian ada pula Puri Agung Kaba-kaba yang menyajikan 10 jenis sambal dengan sambal yang paling khas adalah sambal embe dan sambal tabia metunu. Sementara itu Puri Perean menyajikan 2 jenis sambal dan Puri Klungkung 6 jenis sambal. (SB-Lik)

Comments

comments

Comments are closed.