Enam Ribu Peserta Ikuti Bali Interhesh 2016

61

SULUH BALI, Denpasar – Sebanyak 6 ribu peserta dari 75 negara meraimakan Bali Interhesh 2016. Menjadi tuan rumah dalam ajang olahraga internasional Ini bukanlah hal yang baru bagi Bali, sebelumnya pada tahun 1982 Bali juga pernah menjadi tuan rumah Interhash.

Dimana, kegiatan olahraga lintas alam ini  menggabungkan lari, berjalan menyusuri sungai dan naik gunung itu. Nantinya, Bali Interhash 2016 akan menerabas beragam rute berpanorama eksotis melewati 5 Kabupaten yakni Tabanan, Badung, Gianyar, Bangli dan Denpasar. Tentu dalam ajang Interhash yang rutin digelar 2 tahun sekali ini banyak mendatang wisatawan mancanegara.

Ketua Panitia Bali Interhesh 2016 Mr. Lim mengungkapkan Bali terpilih menjadi tuan rumah setelah menang di Hainan dan unggul dari Fiji. Kami akan mulai membuka Bali Interhesh ini mulai besok, Jumat (20/05/2016).

“Kalau sekarang ini hanya acara dimulai ini di Luar acara Interhesh. Kami baru akan membuka secara resmi Bali Interhesh 2016 itu besok, Jumat besok. Jumlah peserta yang ikut berjumlah enam ribu orang yang diikuti dari tujuh puluh lima Negara,” ungkapnya, Kamis (19/05/2016).

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Raseno Arya mengungkapkan dipilihnya Bali sebagai tuan rumah membawa keuntungan tersendiri dari Bali. Kegiatan ini menjadi prioritas kami, karena banyak mendatangkan Wisman  dan seperti yang kita lihat ada sekitar 6 ribu orang. Kegiatan ini sangat luar biasa dan kita dukung tidak hanya promosinya, media, transportasi dan yang lainnya menjadi tanggung jawab kami.

“Bali ini sudah terkenal dengan adanya ajang ini Bali menjadi semakin dikenal, karena peserta yang datang umumnya orang yang kaya semua. Saya yakin mereka belanja tidak sedikit kalikan saja 2000-3000 USD per peserta dikalikan jumlah peserta yang mencapai 6 ribu orang. Terlihat dampaknya terhadap occupancy hotel di sekitar Sanur ini hampir semuanya penuh,” ungkapnya.

Raseno menyebutkan keberhasilan Bali Bidding (Tender) dengan beberapa Negara seperti Malasya dan China. Keindahan alam Bali menjadi salah faktor yang mengunggulkan Bidding dengan Negara lainnya.

“Keindahan alam Bali dan dinobatkan sebagai pulau terbaik ke 2 di Dunia. Selain itu keamanan Bali, Alam, Budaya dan Seninya menjadi faktor penunjang keberhasilan kita menjadi tuan rumah Interhesh 2016 ini,” tambahnya. (SB-ijo)

Comments

comments