Ekspor Ikan Di Bali 37,05 % Diserap Jepang

41

SULUHBALI.CO, Denpasar- Pasaran Jepang menyerap 37,05 persen dari ekspor hasil perikanan dan kelautan Bali dengan total nilai sebesar 44,54 juta dolar AS selama lima bulan periode Januari-Mei 2013.

“Jepang membeli hasil perikanan Bali sekitar 16,50 juta dolar AS paling tinggi dibanding sepuluh negara lainnya yang menampung hasil tangkapan nelayan maupun pengusaha penangkapan ikan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Gede Suarsa di Denpasar, Sabtu.

Setelah Jepang, menyusul Amerika Serikat yang menyerap 25,45 persen, Australia 3,52 persen, Singapura 0,44 persen, China 10,58 persen, Hong Kong 3,16 persen dan Prancis 0,72 persen.

Selain itu, ekspor komoditas perikanan dan kelautan itu juga menembus pasar Belanda 0,98 persen, Inggris 0,47 persen, Jerman 0,96 persen dan sisanya 16,67 persen ke sejumlah negara lainnya.

Bali mengekspor hasil perikanan dan kelautan selama lima bulan periode Januari-Mei 2013 senilai 44,54 juta dolar AS, meningkat 16,95 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 38,41 juta dolar AS.

“Sektor perikanan itu mampu memberikan kontribusi sebesar 20,54 persen dari total nilai ekspor Bali keseluruhan yang mencapai 216,92 juta dolar AS,” ujar Gede Suarsa.

Gede Suarsa menambahkan bahwa ikan tuna segar dan beku paling tinggi menyumbangkan devisa dari delapan jenis hasil perikanan Bali yang menembus pasaran luar negeri.

Hasil tangkapan nelayan dan kapal-kapal besar yang dioperasikan sejumlah perusahaan yang bermangkal di Pelabuhan Benoa itu menyumbangkan devisa sebesar 28,36 juta dolar AS hasil pengapalan 5.114,28 ton selama lima bulan pertama 2013.

Dari segi volume dan nilai masing-masing meningkat 3,88 persen dan 5,35 persen dibanding periode yang sama tahun seelumnya yang tercatat 4.923,08 ton seharga 20,93 juta dolar AS.

Demikian pula ikan kerapu memberikan andil 5,10 juta dolar AS, ikan hias hidup 1,36 juta dolar, ikan kakap 3,17 juta dolar, kepiting 69,001 dolar, kerapu 69.001 dolar dan ikan lainnya 5,78 juta dolar AS.

Selain itu juga lobster 675.139 dolar AS dan sirip ikan hiu 7.240 dolar AS. Dua jenis matadagangan hasil perikanan lainnya yang meliputi rumput laut ikan nener tidak lagi mampu menghasilkan devisa. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.