Eksistensi Ilmu Komunikasi Hindu dalam Perkembangan Teknologi Era Global

226

SULUH BALI, Denpasar – Ilmu Komunikasi Hindu merupakan kajian ilmu agama Hindu yang masih terbilang baru sehingga perlu dikembangkan secara serius.

Dalam mengkaji Ilmu Komunikasi Hindu Program Magister Ilmu Komunikasi Hindu Pascasarjana IHDN Denpasar menggelar Seminar Nasional dengan tema “Eksistensi Ilmu Komunikasi Hindu dalam Perkembangan Teknologi Informasi dan komunikasi Era Global” di gedung Audiotorium Pascasarjana IHDN, Selasa (30/8/2016).

Akademisi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Dr. phill. Hermin Indah Wahyuni, M.Si menyebutkan tiga komponen penting dalam pengembangan Ilmu Komunikasi Hindu, “ilmu komunikasi Hindu merupakan pertemuan tiga system besar pertama agama, kemudian sistem ilmu pengetahuan dan sistem ilmu kemunikasi,” jelasnya.

Ilmu komunikasi Hindu harus mengacu Sistem agama berjalan berdasarkan benar salah dogma keilahian tentu saja kontribusi agama dalam tradisi masyarakat modern, “komunikasi agama dalam tradisi masyarakat modern perlu menawarkan solusi atas problem yang dihadapi di lingkungan masyarakat modern,” ungkap mantan Dekan Fisipol UGM Yogyakarta.

Dr. Ida Bagus Putu Suamba, MA mengahrapkan komonen Hindu berjuang untuk meneliti secara mendalam tentang ilmu komunikasi Hindu, “kita harus masih berjuang keras berjuang meneliti ilmu komunikasi Hindu yang berbeda dengan ilmu komunikasi yang lain,” ajaknya.

Adapun konsep Suamba menawarkan konsep teori timur Sadharanikaran, yang merupakan menggunakan bahasa Sansekerta bersumber dari kitab Natyashastra dan diidentifikasi dengan Bhattanayaka. “Mencermati dominasi barat sekarang ada kesadaran di Asia-Afrika untuk menggali warisan dianggat menjadi ilmu pengetahuan,”ujar Suamba.

Sementara Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA mengemukakan konsep Dewi komunikasi yang menjadikan Dewi Saraswati sebagai Dewi tertinggi ilmu komunikasi Hindu.

“Komunikasi Hindu itu tidak lain sebenarnya adalah sebagai Dewi komunikasi Hindu, jadi jika berbicara komunikasi Hindu  bahwa Dewi Saraswati itulah merupakan pencerminan dari komunikasi Hindu,” ungkapnya.

Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Komunikasi Hindu dimaksukan untuk menuntun seseorang dan membatasi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi atas kegiatan berkomunikasi.

“Kata Saraswati berarti mengalir, apa yang mengalir bisa sungai atau air bisa kata-kata, sering menyebut kata-kata mengalir, Dewi Saraswati juga sering disebut dengan Dewi kata-kata, Dewi percakapan,” jelas Prof. Bawa. (SB-Skb)

Comments

comments