Tersangka dan barang bukti. (foto-dims)

SULUH BALI, Denpasar – Seorang pria berinisial SH dibekuk Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan atas kepemilikan 50 butir pil Ektasi di Jalan Sekuta, Sanur.

Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, mengungkapkan penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi dari masyarakat jika di TKP sering ada transaksi narkoba.

“Jadi, setelah kita terima informasi dari masyarakat. Kita kerahkan anggota untuk telusuri informasi tersebut dan kita berhasil amankan saat malam Minggu sekitar pukul 23.00 Wita, kami menangkap pelaku. Waktu itu pelaku mengambil paket ekstasi 50 butir warna hijau,” ujar Bangkit, Selasa (12/12/2017).

Tidak hanya itu, saat dilakukan penggeledahan dirumah pelaku Jalan Raya Sesetan, Densel. Di kamar pelaku, polisi menyita 13 paket SS seberat 55 gram, satu bungkus plastik klip, timbangan elektrik dan HP.

SH yang merupakan buruh bangunan ini beralih profesi menjadi pengedar narkoba karena, dirinya sulit mendapatkan pekerjaan setelah jatuh saat bekerja di proyek bangunan dan langsung sakit.

Tidak hanya itu, kepada petugas SH mengaku barang tersebut diperoleh dari salah seorang napi di LP Kerobokan berinisial Pa dengan imbalan 200 ribu untuk sekali mengambil tempelan dan 100 untuk mengedarkan sabu

“Antara Pelaku dan Pa tidak pernah bertemu, komunikasinya hanya lewat telepon dan SMS
Selain itu, pelaku sudah tiga kali mendapat kiriman narkoba dari Pa. Rata-rata dia dikirimi SS 50 gram dan puluhan butir ekstasi. Untuk mengambil kiriman SS, pelaku mengaku dapat upah Rp 200 ribu.Selanjutnya dia bagi menjadi paket kecil dan diedarkan. Wilayah peredarannya yaitu Sanur. Per 5 paket yang diedarkan, pelaku dapat upah Rp 100 ribu. Uang hasil jadi kurir itu dipakai biaya hidup sehari-hari. Pelaku mengaku tidak pakai narkoba,” kata Bangkit. (SB-Dims)

Comments

comments