Duel di Puputan, Diganjar 5 Tahun Penjara

2
1263

SULUH BALI, Denpasar – Duel satu lawan satu antara Erwin Hariadi (30) dengan Marito Jelson Suares Farera (25) 15 Mei 2014 lalu berakhir tragis. Erwin tewas setelah duel dan Marito harus mendekam dipenjara selama 5 tahun.

Hal terakhir tersebut diputuskan majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (20/10/2014). “Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pidana dan melanggar Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia,” kata Majelis Hakim, Beslin Sihombing.

Duel itu terjadi di depan kantor DPD partai Golkar Bali jalan Surapati malam hari, hingga ke depan lapangan Puputan Badung, Denpasar yang tempatnya tidak berjauhan.

Vonis terhadap Marito itu lebih rendah dari pada tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut hukuman penjara selama delapan tahun penjara.

Hal yang memberatkan terdakwa dalam persidangan yakni perbuatan terdakwa mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Kemudian, hal yang meringankan hukuman Marito dalam persidangan yakni mengakui secara terus terang perbuatannya dalam persidangan, dia bersikap sopan dalam persidangan, mengakui menyesal atas perbuatannya.

Marito melakukan perbuatannya berawal saat Erwin menelepon dan menantang untuk berkelahi di depan Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Denpasar, Bali. Setelah sampai di lokasi, Marito turun dari sepeda motor dan langsung berkelahi.

Marito menusukan tombaknya ke arah wajah Erwin. Dia berhasil menancapkan dua kali tombaknya kearah korban sehingga menyebabkan lawannya ini tergeletak bersimbah darah.

Saat itu Erwin sempat menangkis menggunakan tangan. Namun akhirnya Marito menusukan tombak kedua kalinya langsung mengenai rahang kiri, hingga Erwin tewas. Setelah melakukan penusukan Marito langsung menyerahkan diri ke Polsek Denpasar Timur. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.