Dua TPS di Denpasar Gelar Coblos Ulang

34
Rapat pleno KPU Denpasar Timur beberapa waktu lalu. |foto-ijo|

SULUHBALI.CO, Denpasar – Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar menggelar pencoblosan ulang di dua tempat pemungutan suara di Desa Dangin Puri Kaja karena ditemukan pelanggaran beberapa warga mencoblos lebih dari satu kali pada pemungutan suara, Rabu (9/4).

“Berdasarkan laporan dari masyarakat di desa itu ada beberapa warga yang mencoblos dua kali,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Denpasar I Wayan Sudarsana, Jumat.

Menurut dia, setelah Panwaslu Kota Denpasar melakukan pengecekan ditemukan adanya 509 pemilih dengan kartu tanda penduduk (KTP) yang berbeda dengan daerah pemilihannya.

Pihaknya juga menemukan para pemilih ganda itu menggunakan hak pilih dua kali dengan menggunakan formulir C6 (surat undangan ke TPS) dan KTP.

“Di satu TPS dia menggunakan C6, kemudian pergi ke TPS yang lain dengan menggunakan KTP untuk mencoblos. Berarti sudah menyalahi aturan pemilu bahwa pemilih hanya bisa menggunakan hak pilih satu kali di satu TPS,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Denpasar I Gede Jhon Dharmawan membenarkan temuan Panwaslu tersebut. “Kami yakin Panwaslu sudah melakukan kajian yang jelas dan lengkap dengan bukti-bukti sampai adanya rekomendasi pencoblosan ulang,” kata Jhon.

Pencoblosan ulang tersebut akan dilakukan untuk memilih anggota DPR, DPRD Kota Denpasar, DPRD Provinsi Bali, dan DPD.

Jumlah DPT di dua TPS yang berada di permukiman komunitas muslim “Kampung Jawa” itu mencapai 735 orang. KPU selanjutnya akan memesan surat suara DPRD Provinsi Bali ke KPU Pusat.

“Kami sudah bersurat ke Pusat atas keperluan surat suara tersebut sebanyak 760 lembar. Untuk logistik lainya sudah siap,” ujarnya.

Namun Jhon belum memastikan waktu pencoblosan ulang tersebut. “Kami masih menunggu kelengkapan logistik,” ujarnya.

Dengan adanya pencoblosan ulang tersebut, rapat pleno hasil pemilu legislatif di tingkat KPU Kota Denpasar yang awalnya direncanakan pada Minggu (20/4) akan diundur. “Kemungkinan pleno diundur menjadi tanggal 21 April,” kata Jhon.

KPU Kota Denpasar sebelumnya sudah melaksanakan pemilihan ulang di 11 TPS yang tersebar di Kelurahan Sesetan, Desa Padang Sambian, dan Desa Padang Sambian Kelod, Selasa (15/4).

Pencoblosan ulang tersebut digelar karena surat suara untuk DPRD Provinsi Bali di Kota Denpasar tertukar dengan kabupaten lain. (SB-ant)

Comments

comments