Dua Penyu Ditemukan Terdampar di Pantai Kelan

32
Beberapa penyu yang selamat. |foto-ijo|
SULUH BALI, Mangupura – Bertepatan dengan musim sampah kiriman seperti sekarang ini, satu persatu penyu mulai ditemukan terdampar di sepanjang pesisir pantai wilayah selatan Bali. Baik dalam kondisi sehat, lemas bahkan sampai ada yang mati, seperti yang ditemukan beberapa waktu lalu di Desa Kelan, Tuban.

Seperti halnya yang ditemukan pada Minggu (4/1/2015). Dua ekor penyu ditemukan terdampar pada waktu dan dua titik berbeda. Satunya adalah berjenis Penyu Lekang dengan panjang 39 centimeter ditemukan di pesisir Pantai Seminyak sekitar pukul 12.00 wita. Sementara satunya lagi yakni berjenis Penyu Hijau dengan panjang 32 centimeter ditemukan di pesisir Pantai Kuta sekitar pukul 13.00.

“Ini memang biasa terjadi di musim angin barat,” ungkap Koordinator Kuta Beach Sea Turtle Conservation (KBSTC) Desa Adat Kuta, IGN Tresna.

Terdamparnya penyu-penyu ini bersama-sama dengan datangnya sampah kiriman. Ada yang ditemukan mampu bertahan dan ada pula yang tidak. Seperti halnya seekor Penyu Sisik yang ditemukan sekarat dan mati pada Sabtu (3/1) siang. “Untuk dua penyu yang terselamatkan sekarang ini, ditemukan terlilit jaring. Mungkin itu jaring yang lepas kemudian liar dan oleh arus malah melilit penyu-penyu ini,” sebutnya didampingi sejumlah petugas Pengelola Pantai Desa Adat Kuta.

Tresna mengaku belum tahu pasti kapan kedua penyu ini bisa dilepas kembali ke laut. Mengingat keadaan arus yang tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. “Kita lihat dahulu kondisi penyu-penyu ini. Kalau sudah membaik maka kami akan lepas. Selain itu tergantung keadaan arus juga, agar tidak begitu kami lepas tapi malah membuat penyu-penyu ini mati. Kalau demikian, kan sama saja kami membunuh penyu,” ujarnya. (SB-ijo)

Comments

comments