DPRD Karangasem Didatangi Pengusaha Galian C

165

Ilustrasi Galian C

SULUHBALI.CO, Karangasem – Sejumlah pengusaha galian golongan C mendatangi gedung DPRD Kabupaten Karangasem, Bali, Senin, menyusul situasi memanas di lahan penggalian pasir dan batu di Desa Sukadana, Minggu (25/8).

Kedatangan mereka di gedung DPRD Kabupaten Karangasem di Amlapura diterima beberapa anggota Dewan, di antaranya Wakil Ketua Komisi C Nengah Suardana.

Pengusaha galian C berbendera Catur Karya, Zero, dan Agung Permata, kepada anggota Dewan mengadukan lambatnya respons Pemkab Karangasem atas konflik yang terjadi di lahan galian Golongan C di Desa Sukadana itu.

Bahkan di desa itu kedua kelompok petambang yang sama-sama mengklaim memiliki keabsahan untuk melakukan aktivitas terlibat ketegangan.

“Sopir kami dilarang masuk lokasi galian. Padahal kami ini pemegang izin dan membayar pajak sesuai peraturan yang berlaku,” kata Gede Aryana dari Catur Karya.

Hal yang sama juga dikemukakan I Gede Nadi Jayana dari Agung Permata yang menilai Pemkab Buleleng telah memberikan kesempatan kepada para petambang ilegal yang bernaung di bawah paguyuban.

“Paguyuban itu memasukkan 30 truk, tapi yang dilaporkan hanya 15 truk. Ini merugikan pemerintah dalam menghimpun PAD dari galian C,” katanya.

Wakil Ketua Komisi C Nengah Suardana berjanji akan menindaklanjuti laporan dari para pengusaha galian golongan C itu.

“Pemerintah harus bisa menyelesaikan persoalan ini agar tidak menimbulkan gesekan di lapangan,” kata Nengah Darma, anggota Komisi C lainnya. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.