DPRD Badung Tidak Menyediakan Pengacara untuk Bendesa Adat Tanjung Benoa

247
Kedua DPRD Badung (dua dari kiri) usai menjenguk Bendesa Adat Tanjung Benoa Made Wijaya (foto Rio).

SULUH BALI, DENPASAR – Ketua DPRD Badung, Putu Parwata pada, Selasa (26/7/2017) mendatangi Polda Bali untuk memberikan dukungan moril terhadap anggota DPRD Badung, I Made Wijaya alias Yonda yang tersandung kasus penyerobotan lahan Tahura Ngurah Rai.

“Kita datang untuk memberikan dukungan moril,” ujar Parwata usai menemui Yonda yang di ruang tahanan Polda Bali.

Politisi PDIP ini menegaskan secara kelembagaan DPRD Badung tidak memberikan bantuan hukum kepada Yonda yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa. “Kami di Dewan Badung tidak memberikan bantuan hukum ya, beliaukan punya lawyer sendiri tu,” ujarnya.

Parwata juga meminta Yonda yang juga aktivis Tolak Reklamasi Teluk Benoa ini, agar mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. “Kita harapkan agar yang beliau menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Dan warga agar tetap tenang percayakan pihak yang sedang menangani kasus ini,” ujarnya. (SB-Rio)

Comments

comments