Diskusi Publik | Save NKRI, Bubarkan Ormas Radikal Anti Pancasila

75
Diskusi Publik.

SULUH BALI, Denpasar — Perkembangan pesat teknologi komunikasi dan informasi menyatukan dunia. Dan sekaligus mempersempit jarak dan waktu saat alat transportasi sudah lebih mendukung dan relatif menjadi lebih murah, sehingga pergerakan orang dengan mudah dari satu negara ke negara lainnya, sehingga istilah borderless (tanpa sekat) dunia ini semakin mendekati kenyataan.

Kondisi ini membuat berbagai hal dengan mudah dipertukarkan, diserap maupun disebarkan. Berbagai pertemuan yang sengaja maupun tak sengaja ini, menimbulkan berbagai gesekan dan tidak jarang menjadi ketegangan antar individu, bangsa dan negara.

Salah satunya adalah ideologi. Karena pergerakan yang mudah dan dipermudah juga oleh adanya internet dan program social media, sehingga berbagai pertemuan antar individu baik di dunia nyata maupun dunia maya diwarnai dengan saling tukar paham ideologi.

Indonesia yang memiliki ideologi Pancasila, juga tidak luput dari gesekan tersebut. Saat ini, Pancasila oleh sebagian kecil orang Indonesia tidak lagi dianggap sebagai dasar negara bangsanya, namun sudah mulai menerima secara terang-terangan ideologi asing.

Kelompok-kelompokan kekuatan politik atau organisasi massa (ormas) tertentu mulai memaksakan kehendaknya bahwa ideologi dirinya adalah pengganti dari Pancasila. Bahkan mereka sudah terang-terangan menunjukan sikap tersebut dan terbuka di ranah publik. Sejumlah orang lainnya, menggunakan kekuatan senjata dan teror mulai membuat teror untuk memperjuangkan ideologi mereka untuk meraih kekuasaan untuk membuat ideologi mereka yang radikal muncul dan menang.

Kondisi yang memprihatinkan ini membuat lembaga Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia merasa perlu mengadakan diskusi publik dan mengundang berbagai komponen masyarakat untuk mendiskusikan cara efektif untuk menjaga NKRI tetap utuh dan Pancasila adalah dasar negara yang harus terus diperjuangkan dan harus terus menang di negeri Nusantara ini.

Acara dilakukan di Gedung DPD RI Propinsi Bali, Jalan Tjok Agung Tresna, Renon. Hari Kamis, 6 Juni 2017, mulai pukul 10.00 hingga selesai.

Diskusi Publik ini bertajuk Save NKRI, Bubarkan Ormas Radikal Anti Pancasila. Dengan pembicara  Gede Pasek Suardika, S.H.,M.H, anggota DPD RI, Nyoman Gede Antaguna, S.E.,S.H., M.H. Ketua KNPI Bali, Putu Wiratanaya, S.Kom, Presidium KMHDI dan D.Suresh Kumar, S.Ag, M.Si Ketua DPN Peradah Indoesia.  (SB-tim)

 

Comments

comments