Disaksikan Pengungsi | Jokowi Berbincang Dengan Sumantri dan Suwirta

79
Jokowi berbincang dengan Bupati Karangasem dan Klungkung di hadapan para pengungsi (foto ijin dari Ari Dwipayana).

SULUH BALI, Klungkung – Saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke posko pengungsian Gunung Agung di GOR Swecapura, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (26/9/2017), tidak banyak wartawan dan fotografer bisa memasuki gedung olah raga ini.

Adapun ada cerita unik dalam pertemuan ini, dimana Jokowi duduk diapit Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri, entah apa yang diperbincangkan, namun kehadiran para pemimpin itu disaksikan para pengungsi.

Suluhbali.co mendapat ijin untuk menggunakan foto tersebut dari Ari Dwipayana, salah seorang staf Presiden Jokowi, karena ada beberapa media hanya memuat saat Jokowi duduk bersama Bupati Klungkung saja di tempat yang sama.

Pada kesempatan itu, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di tempat pengungsian dan langsung memasuki arena gelanggang olahraga sekitar pukul 18.00 Wita, Selasa.

Jokowi memutari sebagian arena GOR dan menyalami satu per satu pengungsi yang saat itu tengah duduk beralaskan matras. Begitu pun Ibu Negara Iriana yang mengenakan batik berwarna biru toska bersama Menteri Kesehatan Nina Moeloek juga menyambangi satu persatu pengungsi.

Presiden dan Ibu Negara kemudian membagikan ratusan dus berisi buku tulis dengan sampul “Ayo Belajar, Belajar, Belajar” dan bingkisan berisi perlengkapan bayi dalam satu tas berwarna ungu di antaranya berisi popok, baju bayi dan alat mandi khusus bayi.

Jokowi berada di dalam arena GOR selama sekitar 25 menit dan akhirnya keluar dari gedung untuk memberikan keterangan pers kepada awak media.

“Kita semua memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar meringankan cobaan ini,” ucapnya.

Data pengungsi Pusdalops BPBD Bali pada Selasa (26/9) hingga pukul 12.00 Wita mencapai 75.673 jiwa yang tersebar di 377 titik pengungsian di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Diperkirakan data jumlah pengungsi masih bertambah karena pendataan masih terus dilakukan.

Berdasarkan sebaran pengungsi di kabupaten/kota yakni di Kabupaten Badung sembilan titik (756 jiwa), Kabupaten Bangli 29 titik (4.890 jiwa), Kabupaten Buleleng 24 titik (8.518 jiwa) dan Kota Denpasar 27 titik (2.539 jiwa).

Selain itu di Kabupaten Gianyar 12 titik (540 jiwa), Jembrana empat titik (82 jiwa), Kabupaten Karangasem 93 titik (37.812 jiwa), Kabupaten Klungkung 162 titik (19.456 jiwa), dan Kabupaten Tabanan 17 titik (1.080 jiwa). (SB-ant)

Comments

comments