Dingdong di Kuta Digebrek, Sejumlah Wanita Diringkus

876
Para pekerja mesin dingdong yang ditangkap Polda Bali (foto rio),

SULUH BALI, DENPASAR – Sebanyak 14 orang tersangka berhasil diamankan oleh Ditreskrimum Polda Bali dari pengungkapan kasus perjudian mesin elektronik jenis uji ketangkasan pada, Sabtu (13/1/2018) lalu di Jl. Setiabudi No 234 Kuta Badung sekitar pukul 22. 30 Wita.

Sebanyak 14 tersangka diamankan dari lokasi yakni 10 wanita dan 4 orang laki-laki yang bertugas di ruko tersebut sebagai kasir dan lainnya.

Dari hasil penyelidikan, petugas memastikan di dalamnya terdapat aktivitas perjudian elektronik (dingdong).

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, AKBP Sugeng Sudarso menjelaskan dari penggerebekan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 14 orang karyawan.

“Mereka ada yang sebagai Manager, pengawas, kasir dan wasit,” ujarnya, Senin (15/1/2018) saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Dari belasan orang yang diamankan, 10 diantaranya adalah wanita cantik yang bertugas sebagai kasir di TKP.

Berbagai macam bentuk mesin permaianan ketangkasan seperti mesin paman dan mesin tikus (bola tangkas).

Namun, si pemilik ruko belum ditangkap hingga saat ini. Dipastikan perjudian ini baru berlangsung selama tiga minggu.

Dari informasi bahwa Per harinya, gelanggang permainan yang bernama JB Zones ini mampu meraup omzet sekitar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta.

“Jadi selama tiga minggu, omzetnya bisa mencapai Rp 630 juta,” ujarnya.

Dalam operasinya, para pemain judi bisa bermain mesin judi dingdong jika menukarkan sejumlah uang dengan koin yang telah ditentukan nominalnya.

Jika dinyatakan menang, pemain akan mendapatkan emas lengkap dengan surat jual belinya serta dapat diuangkan dengan menjualnya di toko emas sesuai dengan nota jual belinya.

Akibat perbuatannya, ke-14 pelaku akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun pidana. (Sb-Rio). 

Comments

comments