Diikuti Ratusan Peserta, Bali Interfood 2017 Resmi Dibuka

107
Pembukaan Bali Interfood 2017. (SB-cas)

SULUH BALI, Mangupura – Bali Interfood 2017 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta, bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (16/3). Acara yang berlangsung dari tanggal 16-18 Maret 2017 ini merupakan pameran yang telah diselenggarakan ke-3 kalinya di Bali.

Pameran yang diikuti oleh 110 peserta dari dalam dan luar negeri menampilkan produk makanan dan minuman, peralatan perhotelan, kopi dan teh, bakery dan teknologi di bidang makanan minuman serta pengemasan. Acara ini ditargetkan akan dhadiri oleh lebih dari 5.000 pengunjung lokal maupun asing.

Acara yang di buka oleh I Ketut Sudikerta ini menggantikan Gubernur Bali yang sedang berhalangan hadir. Bali Interfood 2017 merupakan Pameran di bidang HORECA, Jasa Boga, Makanan Minuman, Wine, Teh dan Kopi, Bakery Pastry dan Pengemasan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bali memberikan apresiasi terhadap Bali Interfood 2017 dan juga kepada PT Krista Utama yang telah merencanakan acara ini. “Saya member apresiasi kepada PT Krista Utama yang telah member concern terhadap industry makanan dan minuman ini. Saya sarankan momentum ini digunakan tidak hanya untuk memamerkan produk makanan tapi juga mendukung produk pertanian Bali.”

Selain itu, Ketut Sudikerta juga membahas tentang sektor pertanian Bali. Saat ini pertanian masih menjadi penyumbang ke-2 di Bali. Nomer 1 masih pariwisata.

“Targetnya dari 15% menjadi 22% untuk menyumbang pendapatan Bali dari pertanian, ini terus kita dorong agar meningkat angkanya. Ini yang sudah kita lakukan : Di Besakih, untuk mengolah hasil perkebunan dari salak menjadi wine. Di Bedugul dan Kintamani juga untuk mengolah hasil pertanian menjadi makanan siap saji,” jelas Wakil Gubernur saat menyampaikan sambutannya.

Berbagai acara dan seminar menarik turut dihadirkan di pameran Bali Interfood 2017, seperti Coffee Roasting Class yang diadakan oleh AEKI & PPKI, Roasting Competition oleh SCAI, Bali Sommelier Competition oleh Indonesia Sommelier Association (Bali Chapter), Baking dan Cooking Demo oleh para chef profesional, G.M Fun Cooking oleh PHRI dan Bali Hotel Association (BHA), Pastry Competition oleh Indonesia Pastry Alliance (IPA), Seminar “Bali as a Culinary Destination” oleh PHRI, Seminar & Talkshow “The Secrets of Tea” dan “Creating a Niche With Tea” oleh ARAFA Tea (Indonesian Tea Association), Barista Workshop dan Latte Art Workshop oleh SCAI, Seminar “Open Kitchen Phenomenon” oleh BHA dan Seminar “Manual Brewing Technique” oleh AEKI dan BHA serta acara-acara menarik lainnya. (SB-cas)

Comments

comments